Murtadin

Kisah Para Murtadin (Ex-Muslim)

Islamic Apostates’ Tales
KISAH MURTADIN ISLAM

Oleh Andrew G. Bostom
FrontPageMagazine.com

Sebuah ulasan dari buku

Leaving Islam: Apostates Speak Out

(Meninggalkan Islam: Murtadin Berbagi Pengalaman)

Edited by Ibn Warraq.




Tak lama setelah Ayatollah Khomeini mengeluarkan fatwa yg menghukum mati Salman Rushdie karena novel “The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan)” bulan Maret 1989, koran Orserver London memuat sepucuk surat dari seorang muslim Pakistan. Penulis, yg menolak disebutkan namanya, menyatakan “Salman Rushdie mewakili saya” dan melanjutkan dengan menjelaskan:
“Suaraku belum mendapat tempat di surat kabar. Ini adalah suara dari mereka yang dilahirkan muslim tapi ingin mundur ketika mereka dewasa, akan tetapi tidak diizinkan dengan konsekuensi kematian. Orang yang tidak tinggal dalam lingkungan Islam tidak bisa membayangkan sanksi ini, yg ditegakkan secara pribadi dan external, yang menyebabkan dilarangnya menyatakan ketidakpercayaan terhadap agama. ‘Saya tidak percaya Tuhan’ adalah ucapan yang mustahil di ruang publik bahkan di kalangan keluarga dan teman-teman… Jadi kami menahan lidah kami, kami-kami yang ragu-ragu” Fatwa Khomeini begitu membuat “Ibn Warraq” marah sehingga dia menulis sebuah buku, “Why I am Not A Muslim” (Mengapa Saya Bukan Muslim) yang jauh melebihi buku The Satanic Verses karangan Rushdie dalam hal kritikan yg pedas terhadap dogma dan mitos islam. Warraq melanjutkan dengan menyunting dua naskah ilmiah tentang analisa kritis terhadap Qur’an (“The Origins of the Koran” — Asal Usul Quran dan “What the Koran Really Says” — Apa Yang Sebenarnya Dikatakan oleh Quran) dan sebuah literatur sejarah yg banyak mendapat pujian tentang kehidupan Muhammad “The Quest for the Historical Muhammad” — Pencarian Sejarah Terhadap Muhammad. Di samping menjadi penyunting, Warraq juga menyumbangkan essay-essay yg mendalam dan orisinil kepada ketiga koleksi essay kritis ini

Sangatlah tidak masuk akal sehat bahwa tulisan pengarang yang begitu beralasan dan intelek dipandang sebagai begitu membakar, sehingga dia harus menulis menggunakan nama samaran “Ibn Warraq” untuk menjaga keselamatannya. Langkah pengamanan yg berhati-hati ini sekarang mungkin adalah yg paling terjamin, setelah publikasi pekerjaannya yg terakhir “Leaving Islam: Apostates Speak Out“, sebuah kumpulan essay Warraq yg brilian dan pengalaman pribadi para murtadin islam yang sangat menyentuh dan menyingkapkan fakta.

Seorang murtadin adalah seseorang yang meninggalkan imannya. Seperti yang dikutip Warraq, murtad adalah fenomena yang biasa dan lumrah di kalangan Barat karena:
“Istilah murtad telah menghilang dari Barat, di mana seseorang lebih berbicara tentang ‘orang Katolik yg non-aktif’ atau ‘orang Kristen yg tidak mempraktekkan ajaran’ daripada murtad. Tidak ada sanksi apapun untuk berubah kepercayaan dari Kekristenan ke kepercayaan tahayul bulan ini, dari paham New Age ke islam”

Akan tetapi, dengan kebalikan yg kontras, seperti yg dijelaskan dalam kata pengantar Warraq:
“Semua kesaksian disini adalah saksi langsung terhadap keberanian pengarang, karena diskusi bebas tentang islam tetap merupakan hal yg langka dan berbahaya, terutama dalam dunia islam dan bahkan dalam masa kita sekarang di dunia Barat. Sejumlah murtadin memutuskan untuk menulis menggunakan nama aslinya, sebuah tanda kemenangan kebebasan. Sebaliknya, banyak yang memilih untuk menulis menggunakan nama samaran, dan karena hal ini menjadi hal yang mengganggu banyak orang di dunia barat yg sekuler, saya akan menjelaskan secara singkat alasannya. Murtad bisa dihukum dengan masa penjara yang lama dan bahkan kematian di banyak negara muslim seperti Pakistan dan Iran, dan karena banyak pengarang kami memiliki kerabat yang masih sering dikunjungi di negara-negara tersebut, maka adalah masuk akal dan demi keamanan mereka tidak menggunakan nama asli mereka”

Warraq mulai menulis “Leaving Islam” dengan survey yg mendetail secara hukum dan teologis terhadap fondasi murtad berdasarkan ayat-ayat Quran dan Hadits dan pendapat-pendapat tertulis dari empat institusi hukum Islam Sunni klasik. Dia kemudian mengikutkan dua tulisan modern pernyataan formal dari ahli hukum Islam tentang murtad dari Lembaga Mufti Sunni Lebanon (1989) dan majelis ulama syiah di Iran (1986). Semua naskah resmi ini sependapat mengenai hukuman yg berat terhadap murtadin yg tidak bertobat sesuai petunjuk Muhammad: Mati untuk pria, penjara seumur hidup untuk wanita.

Survey ini kemudian diikuti dengan lima bab singkat (essay-essay) yg memberikan kerangka berpikir dan pengalaman dari murtadin sepanjang sejarah Islam. Pada tanggal 26 Juni 2003, wawancara radio Australia, Warraq meringkas tema-tema kunci dalam bab-bab ini sebagai berikut:

“Saya pikir, saya berusaha menjelaskan di bagian pertama buku saya bahwa situasinya benar-benar bervariasi dari abad ke abad, pemimpin ke pemimpin, negara ke negara. Dan ada beberapa pemimpin yang cukup toleran, yg lainnya sangat tidak toleran. Saya memberi contoh tentang hasil karya al-Razi, dia adalah seorang dokter hebat, terkenal di dunia Barat seperti Raziz di Eropa abad pertengahan, atau Razis dalam karya Geoffrey Chaucer. Dia adalah pemuja dewa, tentu saja sangat anti islam, dan dia bertahan, dia tidak dibunuh, hal ini menunjukkan kenyataan bahwa dia hidup di dalam kultur dan masyarakat yang relatif toleran. Tapi sialnya, hal ini tidak selalu benar. Anda kenal periode Inquisition (semacam dewan religius untuk menekan aliran sesat / non-konvensional) — Inquisisi Muslim, Minha, di bawah al Mahdi, yaitu abad ke-8 Masehi dimana banyak orang dieksekusi. Terdapat ketidak-toleransian yg besar secara umum terhadap sufisme, karena para Sufi dianggap benar-benar tidak bisa diterima

Saya berharap bahwa (sejarah murtad dalam Islam) sedikit banyak -mungkin terdengar berlawanan- punya andil pada iklim toleransi, untuk menunjukkan bahwa kultur islam tidak selalu begitu keras dan seterusnya, bahwa ada masa-masa di mana orang menyampaikan pengalamannya dan membela hak mereka untuk bertanya dan untuk meragukan. Penyair Almari, atau puisi-puisi Omar Khayyam, berharap bahwa umat Muslim yg percaya bisa juga menerima para freethinkers (pemikir bebas) sebagai bagian dari kulturnya”

Dua bab pendek selanjutnya, juga ditulis oleh Warraq, meneliti latar belakang sejarah, termasuk kecenderungan modern dan studi kasus, tentang perubahan iman dari Islam ke Kekeristenan, hinduisme, pemujaan dewa-dewa dan atheisme/humanisme. Dan Warraq menemukan beberapa perkembangan terkini yang mengejutkan. Dia melaporkan hasil karya seorang akademisi Australia, Dr Thomas Reuter, dari Universitas Melbourne, yang telah mendokumentasikan perubahan iman secara massal (atau lebih akurat lagi, kembali ke iman asal) ke Hinduisme (kejawen) di pulau Jawa di Indonesia, di mana puluhan ribu orang telah meninggalkan Islam masuk Hindu (kejawen) pada 20 tahun terakhir ini. Warraq memperingatkan, “Sampai sekarang, belum ada penindasan yg sistematis terhadap Hindu, tetapi sayang sekali, ada tanda-tanda bahwa situasi itu sedang memburuk.”

Bahkan di Algeria, sebuah negara yang baru-baru ini dilanda kekerasan islamik yg brutal (contohnya di Kabylie), Warraq menulis bahwa salah satu gereja mencatat lima puluh pembaptisan setahun. Meskipun jumlah ini sangat terbatas, murtad yg terang-terangan ini merupakan fenomena yg cukup mengejutkan, ia mengamati, “dalam sebuah negara dimana seorang perempuan memakai lipstik dapat mendatangkan akibat penggorokan leher bagi keseluruhan keluarganya, termasuk perempuan tua dan anak-anak.”

Pada bagian lain, Warraq melakukan observasi yang mengejutkan: “Tidak adanya penyebutan tentang murtad dalam hukum pidana negara-negara islam, tentu saja tidak berarti bahwa seorang Muslim di negara yg bersangkutan bebas untuk meninggalkan agamanya. Kenyataannya, kekosongan dalam hukum pidana ini diisi oleh hukum Islam. Mahmud Mahammad Taha digantung karena murtad di Sudan tahun 1985, meskipun hukum pidana Sudan tahun 1983 tidak menyinggung ini sebagai tindak kriminal.”

Bagian selanjutnya dari (buku) “Leaving Islam” sebagian besar diperuntukkan pada kesaksian para murtadin. Siapakah para murtadin yg bersaksi pada koleksi tsb? Warraq merincikan:

“Tidak ada gambaran yg langsung tentang murtadin – beberapa adalah pemuda (pelajar remaja), beberapa adalah usia pertengahan dengan anak-anak, beberapa adalah ilmuwan, sedangkan yg lain adalah ahli ekonomi, pebisnis, atau jurnalis; beberapa dari Bangladesh, beberapa dari Pakistan, India, Maroko, Mesir, Malaysia, Saudi Arabia, atau Iran. Saksi-saksi kami, bagaimanapun juga, memiliki kualitas intelektual dan moral secara umum: contohnya, mereka semua rata-rata berpendidikan tinggi, paham computer dan punya akses internet, dan rasional, dengan kemampuan untuk berpikir sendiri. Akan tetapi yang mengejutkan adalah keberanian, keberanian moral mereka, dan komitmen moral mereka untuk menyampaikan kebenaran. Mereka semua menghadapi pengucilan oleh masyarakat, kehilangan teman dan keluarga, tekanan batin yg dalam dan kesepian – dan kadang-kadang hukuman mati jika ketahuan. Keputusan mereka bukannya sia-sia, tetapi merupakan akibat yang tak terhindarkan dari berpikir secara rasional”

Dan adalah kesaksiannya sendiri yg panas yg menyita perhatian pembaca. Refleksi Murtadin Muhammad bin Abdullah yang tajam dan ekspresif terhadap pembunuhan massal bersifat genocide di Bangladesh tahun 1971 mewakili sentimen yang dikemukakan oleh sejumlah besar kontributor:

“Saya melihat sepasukan besenjata lengkap membunuh jutaan penduduk sipil tanpa pandang bulu dan memperkosa 200.000 perempuan. Delapan juta orang yg terusir berjalan dengan kaki telanjang untuk mengungsi ke negara tetangga. Institusi pimpinan islam mendukung pasukan penyerbu secara aktif, dalam menangkap dan membunuh pejuang kebebasan dan non-muslim, dan memperkosa perempuan dalam angka yg masif. Masing-masing 4000 mesjid menjadi generator ideologi dari pembunuh massal dan pemerkosa massal, dan para pembunuh dan pemerkosa ini -mereka adalah islamis- adalah orang-orang yg sebangsa dan setanah air dengan para pejuang kemerdekaan dan para perempuan yg diperkosa. Mereka adalah penduduk sipil Bangladesh dan pasukan pembunuh dari Pakistan di tahun 1971. Semua negara dan komunitas muslim di dunia diam saja atau berpihak secara aktif kepada para pembunuh dan pemerkosa dalam nama islam. Pesannya adalah jelas: ada yang sangat salah – pada para pemimpin islam dan/atau pada islam itu sendiri”

Lagi dan lagi, islam digadaikan ke tangan pimpinan pembunuh, sedangkan dunia Muslim lainnya hanya berkata ‘Ini bukan islam yang sesungguhnya.’ Semua pembicaraan yg manis dan damai dari islam berhubungan dengan waktu dan tempat di mana islam yg masih lemah di tahun-tahun pertama. Tetapi apabila dan di mana Islam menjadi kuat, mereka memiliki kelakuan dan hukum lain yang sangat kejam. Jelaskan kepada saya, mengapa bendera nasional kebanyakan negara islam memiliki gambar pedang (simbol kekerasan) – sebilang pedang bukan untuk mencukur jenggot, itu hanya untuk membunuh.”

Dua orang murtadin perempuan yang luar biasa berani dan cakap menulis, yang memilih untuk tidak menggunakan nama samaran – Azam Kamguian perempuan Iran dan Samia Labidi perempuan Tunisia – memusatkan kesaksian mereka pada pelanggaran terang-terangan terhadap hak-hak perempuan dalam masyarakat muslim, Kamguian menambahkan dengan dukungan “penganut paham budaya relatif” Barat yang kebingungan (atau acuh tah acuh). Kedua perempuan itu juga ber-argumen dengan lantang agar islam dihilangkan sama sekali dari ranah pemerintahan/politik.

Azam Kamguian menunjukkan bahwa Qur’an (dalam bagian IV.34) menganjurkan para suami untuk menasehati istri-istri mereka, kemudian meninggalkan mereka, dan akhirnya memukuli mereka secara fisik. Dia lebih lanjut menggambarkan “diskriminasi seksual” yg brutal yang diderita para perempuan Iran sejalan dengan hukum syariah:

¨ Perempuan dilempari batu sampai mati bila terlibat dalam hubungan seks sukarela

¨ Perempuan tidak berhak memilik pakaian mereka, hijab adalah keharusan

¨ Perempuan dipisahkan dari pria dalam setiap aspek kehidupan publik. Hukuman atas pelanggaran pemisahan dan hijab adalah hinaan, denda berupa uang, pengusiran, penghilangan kesempatan pendidikan, perkawinan yg tak diinginkan, penangkapan, penjara, pemukulan, dan cambuk. Saya menyebutnya diskriminasi seksual.

¨ Perempuan dilarang bekerja pada banyak sektor hanya karena pekerjaan yg akan mengancam kesucian mereka. Seorang perempuan yg sudah menikah hanya dapat bekerja dengan persetujuan suami. Tugas utama perempuan adalah mengurus rumah dan anak dan melayani suami

¨ Perempuan tidak bebas dalam menentukan bidang pendidikan akademis atau pelatihan

¨ Usia perkawinan untuk perempuan adalah sembilan tahun. Perempuan tidak berhak memilih suami tanpa persetujuan ayahnya, atau tanpa sepengetahuan ayahnya, kakek dari pihak ayah

¨ Perempuan tidak memiliki persamaan hak untuk bercerai. Hanya dalam kondisi ekstrim seperti suami yg gila, baru mereka dapat mengajukan perceraian. Bila bercerai, ayah memiliki hak asuh atas anak-anak laki-laki berumur lebih dari 2 tahun dan anak-anak perempuan setelah umur 7 tahun. Si ibu kehilangan hak minimalnya begitu ia menikah lagi

¨ Perempuan tidak memiliki persamaan hak untuk mendapatkan passport dan untuk berpergian tanpa izin tertulis dari suami/ayah

¨ Perempuan tidak memiliki hak atas harta keluarga

¨ Perempuan secara resmi dideklarasikan sebagai temperamental. Keputusan mereka dianggap tidak berdasarkan alasan akal sehat tapi sentimen (emosional). Karena alasan ini, perempuan tidak boleh berkecimpung dalam hukum, dan tak memiliki kesempatan untuk menjadi hakim

¨ Dalam pengadilan, kesaksian 2 perempuan dianggap setara dengan kesaksian 1 pria, dan kesaksian dari berapapun banyaknya perempuan adalah tidak sah bila tidak ada minimal 1 kesaksian pria yang menguatkan.

Dia juga menjabarkan peran para penganut multikultural sayap kiri dalam memuluskan agenda anti perempuan ini, yang menyebabkan banyak orang (termasuk penulis) masuk penjara dan mengalami siksaan: “Ketika saya datang ke Barat awal tahun 1990, saya menghadapi kenyataan bahwa sebagian besar kaum intelek, media utama, akademisi, dan feminis demi menghormati ‘kebudayaan lain’ berusaha menjustifikasi islam dengan membaginya ke dalam fundamentalis dan moderat, progresif dan reaktif, Medina dan Mekah, Muhammad dan Kholafa, tradisional dan nontradisional. Untuk orang seperti saya sebagai korban kekuasaan islam, terasa menyesakkan untuk mendengarkan dan harus membuktikan kesalahan cerita-cerita yg tak ada habisnya untuk menjustifikasi terror dan pertumpahan darah yang dilakukan oleh gerakan islam dan pemerintahan islam di Iran dan wilayahnya

… khususnya setelah pengalaman orang Iran, revolusi tahun 1979, saya percaya bahwa kebutuhan akan sekulerisme haruslah komprehensif dan maximalis”

Murtadin Samia Labidi mengulangi pandangannya:
“Solusi yang paling baik dan benar adalah dengan memisahkan agama dari politik, terutama pada bagian dunia yang masih mengalami peleburan antara kekuasaan temporal dan spiritual. Saya tahu bahwa tugas kita hanyalah sia-sia karena dalam negara muslim Arab kata ‘sekulerisme’ hampir tidak pernah diucapkan”

Didalam ringkasan Warraq tentang klasifikasi alasan murtad dari ajaran islam, membaca Qur’an untuk pertama kalinya dalam terjemahan yang dapat dimengerti merupakan alasan yg paling jelas. Hubungan antara murtad dengan membaca (dan mengerti) keseluruhan naskah Qur’an dijabarkan dalam banyak kesaksian, dimantapkan oleh sebuah bagian yang ditulis Warraq berjudul “Islam dalam ujian (Menguji islam, -RiD): Bukti tekstual”. Di sini Warraq memberikan bukti-bukti yang luar biasa banyak bahwa naskah suci islam, termasuk Qur’an, dipenuhi dengan ayat-ayat yang membenarkan kekejaman, ketidak-toleransian beragama, kebencian terhadap perempuan (misoginy), dan konsep jihad global: perang melawan non muslim (yang mereka sebut sbg “kafir”). Suatu essay yang cerdas dan tajam (“Out Of Context“) menohok para apologist sentimen gelap Qur’an. Contohnya, cuplikan sbb:
“Argumen (tentang membawa ayat ‘keluar konteks’, out of context) ini dapat dipakai untuk melawan muslim itu sendiri. Ketika mereka memberikan ayat yg mengkhotbahkan toleransi kita juga bisa berkata bahwa mereka telah mengutip di luar konteks, atau lebih tepatnya (1) bahwa ayat semacam ini telah dibatalkan oleh ayat lain yang lebih bermusuhan atau tidak toleran; (2) bahwa dalam keseluruhan konteks Qur’an dan keseluruhan susunan teologi yang kita sebut sebagai islam (yaitu dalam konteks yg seluas mungkin), ayat-ayat toleran bersifat menyimpang dari bentuk atau aturan yg umum, atau tidak punya arti, karena ahli teologi Muslim sama sekali mengabaikan mereka dalam penyusunan hukum islam; atau (3) bahwa ayat tersebut tidak menyiratkan apa yang tersurat

Contohnya, setelah 11 september 2001, banyak muslim dan apologis islam dengan santai memberikan kutipan Qur’an yang menunjukkan bahwa islam dan Qur’an tidak menyetujui kekerasan dan pembunuhan: ‘Barangsiapa membunuh seorang manusia akan dipandang seolah-olah dia telah membunuh seluruh umat manusia’ (V.32)”

Sayangnya kata-kata yang kedengarannya indah ini dikutip di luar konteks, berikut adalah kutipan yg penuh:
‘Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israel, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya).’

Pernyataan yg kelihatannya mulia itu sebenarnya adalah peringatan kepada kaum Yahudi utk ‘Berkelakuan baik atau terima akibatnya’ adalah inti pesan itu. Jauh dari penolakan terhadap kekerasan, ayat-ayat ini secara agresif menekankan bahwa barangsiapa yg melawan nabi akan dibunuh, disalibkan, dimutilasi, dan dibuang!”

Keseluruhan penyajian dalam buku “Leaving Islam” luar biasa informatif, dan sangat menggerakkan. Atribut Warrag yang paling baik adalah bukti. Dia adalah penerjemah dan editor yg bijak, dan perangkum kesaksian murtadin yang sangat berdedikasi. Analisanya yg kritis dan terpelajar terhadap naskah suci Muslim memberikan banyak nilai tambah. Dia juga seorang pengamat yg jeli terhadap sejarah dunia islam, dulu dan sekarang dan mungkin yang paling simpatik, dia adalah penulis yang cerdas dan anggun. Analisanya yang tajam orisinil dan terpelajar juga memvalidasi kesaksian para murtadin.

Bertrand Russell, dalam analisa ramalannya tahun 1921 terhadap Bolshevism (Komunisme), “Theory and Practice of Bolshevism,” menyatakan:
“Di antara agama-agama, Bolshevism (Komunisme) seharusnya lebih disejajarkan dengan Muhammadism (islam) daripada Kekistenan dan Budhisme. Kekistenan dan Buhisme adalah agama pribadi, dengan doktrin mistik dan suatu kecintaan terhadap contemplation (=berpikir panjang dan hati-hati). Muhammadanism and Bolshevism adalah praktis, sosial, tidak spiritual, bertujuan untuk mengasai dunia.”

Tiga Puluh tahun kemudian, peringatan tentang semua penindasan jasmani dan rohani model komunisme Sovyet muncul dalam buku “The God That Failed“, sebuah koleksi essay kesaksian oleh kaum intelek ex-komunis, termasuk Arthur Koestler. Seperti yg diungkapkan oleh Richard Crossman, yang menjadi editor koleksi essay ini (pertama kali diterbitkan tahun 1950), terinspirasi oleh komentar Koestler, “Anda membenci teriakan Cassandra kami dan marah kepada kami (karena anda) sebagai pihak sekutu, tetapi ketika semuanya telah dikatakan, kami ex-komunis adalah satu-satunya orang di pihak anda yang mengerti kejadian sebenarnya”

Dalam “Leaving Islam” Ibn Warraq menulis, bahwa kesaksian dari para ex-komunis “Cassandras” muncul secara takut-takut mirip dengan murtadin ex-Muslim yang kesaksiannya dirangkumnya. Dia menyimpulkan:
“Komunisme telah dikalahkan, setidaknya untuk saat ini; islam belum, sejauh ini, dan kecuali suatu jenis islam yang liberal, toleran, dan ter-reformasi segera muncul, mungkin pertempuran terakhir akan antara islam dan demokrasi Barat. Dan para ex-muslim ini, mendengungkan kembali kata-kata Koestler, pada pihak demokrasi barat, adalah orang yg mengerti apa yg sebenarnya terjadi, dan kami akan mendengarkan dengan baik teriakan ‘Cassandra’ mereka.”

Seperti yang diamati Warraq dengan cerdas sebulan setelah serangan 11 September 2001, transformasi seperti ini tidak dapat terjadi di dalam tempurung dialog dengan kaum kiri:

“Adalah hal yg jauh dari kebenaran bila media Barat menyesalkan kurangnya reformasi islam dan secara sadar mengabaikan …diskusi islam yang rasional… apa yang akan timbul [kemudian] adalah pembenaran politis (political correct) dan pemerintah akan berusaha menghindari gerakan rasis yg menular. Bila ada serangan teroris selanjutnya maka xenophobia (ketakutan terhadap hal-hal yg berbau asing) yang sangat tidak masuk akal akan menjadi satu-satunya ekspresi yg timbul. Kita juga tidak boleh membiarkan muslim memutuskan secara subyektif apa yang ‘memicu kebencian terhadap agama’, karena setiap ktitik terhadap islam akan digugurkan dan dianggap sebagai kebencian terhadap agama”

Ibm Warraq menulis sebagai seorang murtadin yang tidak takut mati, hal ini memberikan dia perspektif yang unik dan penting. Sangat jelas, tulisan Warraq dan kesaksian murtadin yang dikumpulkannya tidak ada tandingannya dalam hal kritikan yang terus terang terhadap dogma dan hukum islam. Akan tetapi, kritik-kritik yang sangat kuat tersebut juga mengungkapkan kepedulian yg dalam dan langgeng dari Warraq dan teman-teman murtadnya terhadap masing-masing pria dan perempuan dalam lingkungan mereka yg terdahulu. Para murtadin yang berani ini tidak bisa disamakan dengan xenophobia non-muslim yg bersuara lantang yang timbul di Barat

Warraq berbicara mewakili intelektual muslim yang benar-benar berani yang mendukung reformasi secara mendalam terhadap institusi islam. Orang-orang ini secara terbuka mengakui kejelekan jihad -warisan sejarah yang jelek- dan institusi pendampingnya, pen-dhimmi-an, juga tidak sesuainya hukum syariah islam dengan prinsip-prinsip demokrasi Barat. Sedihnya, suara-suara pria dan perempuan yg bersungguh-sungguh seperti Ibn Warraq, — yang memiliki resiko pribadi yg sangat besar, yang menyuarakan reformasi yg benar-benar punya arti terhadap lingkungan islam, — lebih diabaikan daripada para perevisi islam yang tidak sungguh-sungguh, yang mencari pembenaran politis. Ini adalah fenomena yang berbahaya, yang akan mengekang setiap reformasi terhadap lingkungan islam, dengan akibat yg berpotensi sangat merusak bagi puluhan juta umat muslim dan non-muslim.



Sumber:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=5351

http://www.frontpagemag.com/Articles/Printable.asp?ID=9000

Daftar Muslim yang Meninggalkan Islam

Dari Faithfreedompedia

Muslims often brag and gloat over news of non-muslims converting to Islam, but they don’t tell other side of the story where muslims are leaving Islam in droves. There are more muslims leaving Islam than new converts joining Islam. Muslims are leaving Islam in millions, which is unprecedented in the history of Islam. This page will contain news relating to “Muslims Leaving Islam” and links to Testimonies of Muslims who left Islam and converted to other beliefs.

Daftar isi

[sembunyikan]

if (window.showTocToggle) { var tocShowText = “tampilkan”; var tocHideText = “sembunyikan”; showTocToggle(); }

Mantan muslim yang menjadi atheists/agnostics/deists

Website dari mantan muslim yang telah menjadi atheists/agnostics/deists

Mantan muslim yang menjadi Hindu

Mantan muslim yang menjadi Budha

Mantan muslim yang menjadi Kristiani

Mantan kyai muslim, Mullah, Imam, kaum terdidik and misionaris dakwah yang meninggalkan Islam dan pindah ke Kristiani

Orang Islam berpengaruh yang pindah agama ke Kristiani

Website dari mantan muslim yang pindah agama ke Kristiani

Koleksi dari video-video kesaksian

More Than Dreams-Five video testimonies of Muslims who came to Christ through dreams about Jesus.

Muslim Journey to Hope-Featuring tens of video testimonies by Muslims who became Christians.

Muslims for Jesus-Youtube Channel contains many testimonies of former Muslims who became Christians.

Berita-berita dari muslim yang meninggalkan Islam

Shiekh Ahmed Katani : “In every hour, 667 Muslims convert to Christianity. Everyday, 16,000 Muslims convert to Christianity. Ever year, 6 million Muslims convert to Christianity. These numbers are very large indeed”. (English Translation | Arabic)

Omurzak Mamayusupov, the director of Kyrgyzstan’s religious affairs committee, “The percentage of Muslims declined from 84 percent of the total population in 2001 to 79.3 percent in 2004. In terms of figures, he added, some 100,000 Muslims, of the country’s five million population, have converted to Christianity.”

New Muslim Converts Leave Islam within a Few Years

According to research by Dr. Ilyas Ba-Yunus<ref>Dr. Ilyas Ba-Yunus, Emeritus Professor of Sociology, State University of New York at Cortland</ref>, 75% of New Muslim Converts in the US leave Islam within a few years. Listen to the clip detailing this research.

Organisasi Eks-Muslim

PENGANUT ISLAM MEROSOT DRASTIS

Pada posting berikut akan banyak ditampilkan links sehingga pembaca dapat surfing langsung ke sumbernya.

ISLAM.MEROSOT CEPAT !

DI AFRIKA SAJA, 16.000 MUSLIM PER TAHUN

MENINGGALKAN ISLAM

Hitler mengatakan, jika suatu kebohongan diulang sesering dan sekeras mungkin, lama-lama akan dianggap sbg kebenaran. Nah, salah satu kebohongan yg diulang berkali-kali adalah “Islam adalah agama yg paling cepat perkembangannya.”

Semakin banyak Muslim menyadari bahwa kekerasan yg dilancarkan saudara se-ukuwiyah mereka bukan akibat salah tafsir, melainkan memang inti dari ajaran islam spt yg dicontohkan oleh pengarangnya. Muslim semakin kecewa/bingung dgn islam. Ternyata ritual solat 5 kali sehari, mengulang-ulang ayat yg mereka tidak mengerti dan memang tidak ada artinya, bangun pagi dan menahan diri dari makanan dan minuman, ini semuanya merupakan cara-cara utk menguasai jalan pikir mereka.

Muslim yg berpikiran jernih tidak lagi mengindahkan ayat-ayat Quran yg mengancam mereka dgn api akhirat kalau mereka berani mempertanyakan keabsahan kitabnya. Setiap hari ribuan intelektual muslim meninggalkan islam. Mereka menganggap islam tidak konsisten dgn sains, logika, HAM dan etika. Jutaan orang Iran sudah meninggalkan islam. (Saya tahu karena saya sendiri orang Iran -Sina). Belum lagi Muslim dari negara-negara lain. Anda tengah menyaksikan exodus besar-besaran dari islam. Ini sebuah gerakan yanag sudah melaju dan tidak ada yg bisa menghentikannya.

Tapi exodus dari islam ini bukan saja mencakup para intellectuals melainkan para Muslim biasa yg menyadari bahwa islam bukan jalan menuju Tuhan tetapi menuju keterbelakangan, kemiskinan dan perang. Mereka meninggalkan islam, kebanyakan memeluk Kristen (Saya tidak peduli mereka memeluk agama apa, yang penting mereka meninggalkan islam. Bagi saya itu sudah cukup).

Dengarkan sendiri pengakuan muslim di aljazeera.net yg mengumumkan wawancara dgn Ahmad Al Qataani, seorang imam ternama. Katanya, “Setiap jam, 667 Muslim meninggalkan Islam dan masuk Kristen. Setiap hari, 16.000 Muslim masuk Kristen. Setiap tahun, 6 juta Muslim masuk Kristen.”

Apa yg dikatakan Muslim kpd sesama saudara semukmin tidak sama dgn apa yg mereka katakan bagi konsumsi kafir. Ini jumlah yang luar biasa. Jika trend ini berlanjut, jangan heran kalau di Afrika nanti, hanya dalam beberapa puluh tahun, Islam menjadi tidak lagi berarti. Ini berita baik bagi pengakhiran perbudakan di Afrika dan bagi prospek perang dan genocide.

Malah, melemahnya Islam bisa membawa kedamaian di bagian-bagian dunia yg sarat perang, termasuk Palestina. Perdamaian di Timur Tengah tidak mungkin terwujud selama Islam merupakan ideology massa.

Juga penting diingat bahwa terorisme yg mengancam dunia saat ini bukan dimotivasi secara ekonomis tetapi secara ideologis, yaitu ideologi kebencian. Mereka itu perang agama. Melemahnya Islam berarti: damai bagi seluruh dunia.

Al Qataani dan al Jazeera Network shock dgn jumlah besar-besaran Muslim yg keluar dari Islam, tetapi kita semua harus bergembira dgn angka-angka ini. Melemahnya Islam akan membawa kemenangan manusia atas kekuatan syaitan.

Ini bagian dari transkrip pembicaraan Al Jazeera’s dgn Al Qataani.

Maher Abdallah: Topik kami malam ini adalah Kristenisasi Benua Hitam.. Afrika. Setelah islam menjadi agama mayoritas, sekarang jumlah Muslim tidak lebih dari sepertiga penduduk benua itu. Mayoritas. Tidak diragukan bahwa misi-misi evangelisasi (penginjilan) dan Kristenisasi memainkan peranan penting dalam perpindahan demografis Muslim di benua itu.
Utk membahas topic ini kami mengundang pakar atas masalah evangelization (penginjilan) dan Christianization di Africa…. Sheikh Ahmad Al Qataani; presiden The Companions Lighthouse for the Science of Islamic Law di Libya, institusi yg mengkhususkan diri dlm memproduksi imam dan pengkotbah Islam.
Sheikh Ahmad, selamat datang pada program ini.

Ahmad Al Qataani: Salam

Maher Abdallah: Apa sikap anda terhdp misi-misi Kristen di Africa ini? Bukankah mereka juga berhak mencari pengikut baru, spt anda pula melatih dan meluluskan para muslim muda utk menyebarkan Islam?

Ahmad Al Qataani: Pertanyaan yang anda ajukan menunjukkan ketidakmengertian anda terhdp perbedaan konsep Christianization dan Evangelism (penginjilan/dakwah Kristen).

Konsep evangelisme adalah mengundang non-Kristen menjadi Kristen dan memang ini hak semua Kristen. Namun, kami berbicara ttg hal berbeda: Kristenisasi. Ini berarti menyiapkan rencana dan menjalankan dan mengembangkan rencana-rencana ini utk mengubah Muslim menjadi Krsiten dgn memanfaatkan kemiskinan dan keterbelakangan rakyat.

Jadi, mereka mengambil manfaat dari keadaan, dari keperluan kemanusiaan, dari rendahnya pendidikan shg para muslim ini meninggalkan agama mereka.

Maher Abdallah: Ok. Dan mana bukti anda?

Ahmad Al Qataani: Semua orang berhak mengundang orang lain ke agamanya. Ini evangelisme. Tapi tidak ada orang yg berhak menarik Muslim dari agamanya. Anda mau bukti? Buktinya terlalu banyak.

Islam tadinya merupakan agama utama Africa, 30 bahasa Afrika tadinya ditulis dalam bahasa Arab. Jumlah Muslim di Afrika sekarang berkurang sampai hanya 316 juta, setengahnya Arab dari Afrika Utara. Jadi, di Afrika bagian non-Arab section, Muslim tidak lebih dari 150 juta. Kalau anda tahu bahwa jumlah total penduduk di benua Afrika adalah 1 milyar, maka kita bisa melihat merosotnya jumlah Muslim dari permulaan abad ini. Sedangkan jumlah Katolik meningkat dari 1 juta pada thn 1902 menjadi 329 juta dan 882 ribu (329.882.000). Anggaplah 330 juta dalam tahun 2000.
Sekarang ada 1.5 juta gereja bagi kongregasi berjumlah 46 juta orang. SETIAP JAM, 667 Muslim masuk Kristen. Setiap hari, 16,000 Muslim masuk Kristen dan setiap tahun 6 juta Muslim masuk Kristen. Ini jumlah yang luar biasa!

Maher Abdallah (interrupting): Tunggu! Tunggu! 6 juta Muslim masuk Kristen atau masuk agama lain?!?

Ahmad Al Qataani: Pertanyaan bagus! Agama-agama lain tidak termasuk dalam daftar Kristenisasi; mereka masuk daftar evangelisasi. Agama Afrika lainnya adalah animisme, penyembahan berhala; jadi pilihannya: Islam, Kristen atau animisme.

Maher Abdallah: Jadi 6 juta Muslim per tahun murtad?

Ahmad Al Qataani: Setiap tahun!

Selanjutnya dpt dibaca di link ini
Transkripsi Arab ttg 6 juta MUSLIM PER TAHUN meninggalkan Islam, klik ini dan ini.

Post subject: 6 JUTA ORANG SETIAP TAHUN TINGGALKAN ISLAM
bacalah sendiri disini.

ARTIKEL DAN WAWANCARA DGN MUSLIM PANIK DIATAS TERJADI 3 TAHUN LALU. LIHATLAH PERKEMBANGAN MURTAD DI SEANTERO DUNIA DI TAHUN 2006 INI.

Muslim Di Barat Naik, Di Timur (TERUTAMA AFRIKA) Malah Turun (klik ini). Nggak juga tuh! TAHUN 2005 SAJA DI INGGRIS 200.000 MURTAD, nih baca!

250.000 Malay leave Islam

50.000 orang Iran murtad

Buku Baru: Permulaan Hancurnya ISLAM Di Iran

10.000 MUSLIM PERANCIS MURTAD

HAMPIR SELURUH RAKYAT GEORGIA MURTAD

More on Africa & Islam

…Dewan Muslim di Afrika berkata bahwa di Malawi, contohnya, persentasi Muslim telah turun dari 66% ke 17% dalam separuh abad. Penurunan yang sama terdapat di banyak negara-negara Afrika lainnya. Di tahun 1900, terdapat 9 juta Kristen di Afrika (9% dari seluruh populasi). Di tahun 1980, populasi Kristen tumbuh menjadi lebih dari 200 juta! Dengan laju pertumbuhan saat ini, diperkirakan di tahun 2000 akan terdapat 390 juta Kristen di Afrika, atau 48% dari seluruh populasi. RUAARRR BIASAA!!

RATUSAN KURDI MURTAD. Klik ini dan ini.

Ini ada keterangan tentang Islam in the U.S. tahun 2002.

PENGHITUNGAN TERBARU
MENUNJUKKAN LEBIH SEDIKIT MUSLIM
The Associated Press

Washington, Oct. 10–(AP). Mungkin terdapat sekitar 3.5 juta Muslim di US (Amerika Serikat), menurut perkiraan terakhir dari seorang ahli riset Muslim. Jumlah ini lebih sedikit daripada penghitungan lain yang telah dilakukan.

Mohamed Nimer, dari Council on American-Islamic Relations (CAIR), menyatakan jumlah hitungannya di “The North American Muslim Resource Guide” yang adalah pendaftaran dan penelaahan lengkap yang pertama dibentuk untuk setiap bentuk perkumpulan Muslim di U.S. dan Canada. Nimer berkata jumlah “minimum” Muslim di U.S. adalah sekitar 2.560.000 dan 4.390.000, jadi rata-rata adalah 3,5 juta.

Dia menghitung angka ini berdasarkan data immigran (yang datang dari negara-negara Islam atau dengan nama keluarga Arab), ditambah dengan orang-orang Muslim yang lahir di US dari identifikasi agama di survey-survey test SAT untuk sekolah menengah.

Survey tahun lalu yang dilakukan oleh kelompok Nimer bernama, “Mesjid di Amerika,” memperkirakan terdapat 6 sampai 7 juta Muslim Amerika, 2 juta diantaranya mengunjungi mesjid pada saat ada festival (perayaan hari besar) agama.

Penghitungan lain baru-baru ini memperkirakan sekitar 1.1 juta sampai 4.1 juta (“World Christian Encyclopedia”). Penghitungan ini dilakukan oleh City University of New York dan mereka hanya menghitung jumlah orang dewasa. “Resource Guide” mendaftar 1.118 mesjid dan pusat agama Islam di US, yang terletak di setiap negara bagian, kecuali Vermont, dengan 174 di Canada. “The Mosque in America” melaporkan 1.209 mesjid di US.

Nimer berkata kebanyakan kelompok Muslim berusia 2 dekade atau kurang dan “terus berjuang dengan susah payah” untuk berdiri.
————————–

bandingkan dengan tahun 1996:
Muslims in America: The Nation’s Fastest Growing Religion
Quote: by M.M. Ali (May/June 1996, pgs. 13, 107)
According to Dr. Sayyid Syeed, secretary-general of the Islamic Society of North America (ISNA), there are between 6 and 8 million Muslims in the United States today.

dan tahun 1998: Islam in America
Quote: As mentioned earlier, there are approximately between 5 to 6 million Muslims in the United States. [Blank, Jonah. 1998. "The Muslim Mainstream". US News Online. (7/20/98 )]

Jadi ada penurunan seperti ini:
Thn 1996: 6 to 8 million
Thn 1998: 5 to 6 million
Thn 2002: 2,560,000 to 4,390,000

RATUSAN PEMUDA UZBEKISTAN MURTAD, MUSLIM SIRIK

KENYA ; 500.000 murtad!

INDONESIA: MUSLIM TURUN! diambil dari majalah GATRA.

Indonesia: 10.000 Muslim masuk KATOLIK SETIAP TAHUN! Belum lagi yang masuk agama-agama lain!
Quote: Conversions between faiths did occur, as allowed by law, but remained a source of controversy. Comprehensive statistics were not available, but Catholic officials stated that approximately 10,000 Muslims convert to Catholicism each year. Some Christians who converted to Islam did so in order to marry a Muslim. Many of the Muslims who converted to Christianity appeared to do so in response to either evangelization or exposure to humanitarian or social activities organized by church groups. Some Muslims accused Christian missionaries of using food and micro-credit programs to lure poor Muslims to the faith. Some of those who converted felt compelled not to publicize the event for family-related and social reasons.

Selanjutnya klik disini.
Quote: He reports the work of an Australian academic, Dr Thomas Reuter, of Melbourne University, who has documented mass conversion (or more accurately, “reversion”) to Hinduism on the Island of Java in Indonesia, where tens of thousands have been leaving Islam for Hinduism over the past twenty years. Warraq cautions, “Up to now there has been no systematic persecution of the Hindus, but unfortunately the signs are that the situation is changing for the worse.”

80 orang Muslim Tionghoa murtad

35,000 Turkis converted from Islam to Christianity last year

2 million ethnic Muslims converted to Christianity in Russia

Mullahs and Imams Leave Islam and Enter Christianity

Thousands of Kashmiri Muslims leave Islam!

Thousands of Bangladeshi, North African, Kashmiri, Indian Muslims, Central Asian Muslims Leave Islam.

US, MORE THAN 75% OF NEW CONVERTS LEAVE ISLAM IN FEW YEARS. Hear this Clip. (A Research by Prof. Ilyas Ba Yunus)

POSTING saya didasarkan pada PERNYATAAN MUSLIM SENDIRI! NIH, baca: Transkrip pembicaraan dlm bahasa ARAB ttg 6 juta Muslim PER TAHUN meninggalkan Islam di Afrika.

Belum lagi dari situs-situs Islam (ini dan ini) atau situs netral ini.

The Times tgl February 05, 2005. UK (Inggris): 200.000 Muslim murtad.

MESIR: Sheik masuk Kristen DIPENJARA. Klik disini dan disana.
Hampir 200 tahun setelah gelombang pertama misionaris datang ke Afrika, agama Kristen berkembang lebih cepat di sini daripada di manapun di dunia. Sekarang terdapat 390 juta orang Kristen di daerah sub Sahara Afrika, naik dari jumlah 117 juta di tahun 1970.

Selanjutnya, ceklik ini.

Islam tadinya merupakan agama utama Africa, 30 bahasa Afrika tadinya ditulis dalam bahasa Arab. Jumlah Muslim di Afrika sekarang berkurang sampai hanya 316 juta, setengahnya Arab dari Afrika Utara. Jadi, di Afrika bagian non-Arab section, Muslim tidak lebih dari 150 juta. Kalau anda tahu bahwa jumlah total penduduk di benua Afrika adalah 1 milyar, maka kita bisa melihat merosotnya jumlah Muslim dari permulaan abad ini. Sedangkan jumlah Katolik meningkat dari 1 juta pada thn 1902 menjadi 329 juta dan 882 ribu (329.882.000). Anggaplah 330 juta dalam tahun 2000.

Sekarang ada 1.5 juta gereja bagi kongregasi berjumlah 46 juta orang. SETIAP JAM, 667 Muslim masuk Kristen. Setiap hari, 16,000 Muslim masuk Kristen dan setiap tahun 6 juta Muslim masuk Kristen. Ini jumlah yang luar biasa!

Number of Muslims in the United States
Questiong: How many Muslims are in the United States?
Answer: According to an academic review of available survey-based data in 2001, informed by information provided by Muslim organizations and mosques, the highest reasonable total number of Muslims in the United States is 2.8 million.

A. more realistic number, supported by statistically significant survey data comparable to what has been used to to calculate the sizes of other religious groups, is less than 2 million Muslims in the United States, or about 0.5% of the total population.

Estimates of the U.S. Muslim population of 6 million, 8 million, 10 million or more may indeed be correct, but are not supported by empirical data. Such numbers may best be understood as “spiritual” numbers, rather than actual numbers.

See also:
– American Religious Identification Survey 2001 – based on a survey of 50,000 Americans nationwide
– Estimating the Muslim Population in the United States – an authoritative study by Tom W. Smith, NORC, University of Chicago
– Islam in the United States: Muslim Population in the US – list of numerous estimates from different sources
– Some Notes on Muslims in Canada and the US – by M. Darrol Bryant, Renaissance: A Monthly Islamic Journal (Pakistan)
– History Detectives: Islam in America(PBS)

Kyrgyzstan: 100.000 Muslim meninggalkan Islam dlm 3 thn!
Omurzak Mamayusupov, direktur komite urusan agama Kyrgyzstan mengatakan, “Persentasi Muslim turun dari 84 % di thn 2001 ke 79.3 % di thn 2004. Sekitar 100.000 Muslim dari penduduk total 5 juta masuk Kristen.”

TURKI: Sekitar 35.000 Turki murtad ke Kristen tahun lalu (2003). Yg masuk agama lain (Ahmadi, Budhis, Hindu, atheisme, scientology, kabalah dsb) belum tercatat.
Senggol disini juga.

ALJAZAIR: Kampanye kekerasan Islamis membuat Muslim, khususnya kaum Berber/Badui, keluar dari Islam dan masuk Kristen, demikian laporan harian Al-Yawm, December 2000.

… Gereja di Ouadhias paling tidak dilaporkan adanya 50 pembaptisan setiap tahun.
Menurunnya nama baik Islam selama krisis perang saudara juga merupakan faktor murtadnya Muslim di Aljazair; pembunuhan masal atas nama Islam mengakibatkan lahirnya pernyataan: “Kristen adalah kehidupan, Islam adalah keMATIan.” Bagi Samia, siswi SMP, bukti beda antara Islam dan Kristen adalah yg satu melarang percampuran jenis kelamin, dan yang lainnya mengijinkannya.

Sayang, belum ada sensus pasti jumlah Muslim yg murtad. Tapi hanya laporan ttg kecendrungan orang utk keluar Islam karena image Islam yg semakin jelek.

Karena trend murtad ini para Islamis panik dan menuntut agar diturunkannya UU Anti Murtad!
ceklik!
Parlemen dan Senat Aljazair meloloskan UU yg membatasi hak-hak para murtad dgn ancaman penjara dan denda berat.

Non-Muslim tidak boleh jadi presiden, walau boleh menduduki jabatan pemerintah. Menlu, MenDikBud, Mendagri dan MenDag Aljazair, kesemuanya harus menyetujui literatur non-Islami. Sering, Imigrasi menunda ijin selama 5 atau 6 bulan.

Arabic and Tamazight translations of non-Islamic texts are increasingly available, but the Government periodically has enforced restrictions on their importation. Individuals may bring personal copies of non-Islamic texts, such as the Bible, into the country. Occasionally, such works are sold in local bookstores in Algiers. In general, non-Islamic religious texts no longer are difficult to find, and there are two stores which sell Bibles in several different languages located at the Protestant and Roman Catholic places of worship. Non-Islamic religious music and video selections also are available. The government-owned radio stations provided broadcast time for a Protestant radio broadcast for Christmas and Easter.

Pemerintah melarang setiap penyebaran literatur yg menggambarkan kekerasan sbg bagian dari ajaran islam yg sah.

ceklik
INDIA, PAKISTAN: Muslim tuntut penghapusan Syariah
… ‘Muslim liberal’ India, Qadir Sheikh, menulis bahwa menurut perkiraannya, sekitar 5.000 Muslim di India meninggalkan Islam setiap tahun! Ada yg memilih Kristen, ada juga yg kembali ke Hindu.

Kesaksian Qadir Sheikh

Joel Rosenberg (joelrosenberg.com) belajar dan melancong di Timur Tengah selama 20 tahun. Kunjungannya paling belakangan ini memberikan masukan bagi bukunya: Epicenter: Why the Current Rumbling in the Middle East Will Change Your World (Tyndale) yg baru terbit. Ini cuplikan wawancara dgnnya ttg semakin banyak orang di Timur Tengah MURTAD kabeh!

Di Iraq, saya bertemu dgn para pastor dan pemimpin evangelis (penginjil). Mereka mengatakan telah melihat ribuan dan ribuan lagi orang Shi’ah dan Sunni murtad dari Islam (masuk Kristen). Paling tidak 14 gereja evangelis baru dibuka di Baghdad. Dan bahkan lebih banyak lagi dibuka di Iraq utara di Kurdistan.

Di negara-negara Islam yg paling radikal, Iran dan Sudan, lebih dari satu juga orang Sudan masuk Kristen sejak 9/11. Dan dalam 10 tahun belakangan ini, perkiraannya sekitar lebih dari 5 juta.

Saya juga bertemu dgn para pemimpin gereja evangelis Iran diluar Iran, dan mereka percaya jumlah pengikut baru sampai mencapai satu juta sejak 1979! Memang sulit utk mendapat angkanya secara persis pada saat ini. Apalagi dgn presiden macam Achmedinejad (baca: Achmedbinbejad) yg sangat anti Kristen. Tetapi ditengah-tengah kekangan, semakin banyak orang meninggalkan islam (secara diam-diam).

Dimana orang melihat Islam dlm bentuk murninya, mereka mengatakan, ini bukan yg kami mau. Mereka mulai lebih giat mencari mana Tuhan yg benar.

MAROKO: murtad diam-diam!
Namun kata Abdelhalim, ketika ia kembali ke negaranya, 7 tahun lalu, ia tercengang dgn meningkatnya jumlah pengikut Kristen.

“Pada permulaan thn 1990-an, kami hanya berjumlah 400-an. Kini kami sebanyak lebih dari 1.000 (yg ketahuan),” katanya. Agama Kristen sudah ada di Afrika Utara sejak abad 3M, namun Islam mengganti agama mereka di abad ke 7 dengan paksaan.

“TV dan internet adalah metoda efisien menyebar agama selain Islam. Kami menjadi Kristen lewat kanal Al-Hayat (broadcast dan situs penginjilan),” kata pria berusia 30 thn yg memakai nama samaran Youssef.

“Bagi kami, Islam dianggap sbg kekangan sosial, bukan sbg kepercayaan sebenarnya, dan Kristen adalah agama toleransi dan cinta kasih,” kata businessman yg murtad pada usia 19 tahun dan kemudian disusul oleh seluruh keluarganya itu.

ISLAM AGAMA YG PALING CEPAT PERTUMBUHANNYA?
Ini fakta-fakta mengagetkan. Pada saat ini, agama Kristen adalah agama yg paling besar didunia, mencakup lebih dari 1/3 jumlah penduduk dunia. Sedihnya bagi Muslim, Kristen dari dulu dan sampai sekarang berkembang paling cepat dalam realitasnya.

Th 2005, ada 2.135.783.000 Kristen didunia. Pd thn 2025, Kristen akan membludak sampai 2.640.000.000 pengikut. Dari mereka ini, 798.320.000 merupakan pengikut Pantekosta dan Karismatik.

Pada saat ini diperkirakan ada 100.000.000 Kristen di Cina Daratan dan 28.000 orang Cina per hari masuk Kristen setiap harinya. Menurut David Aikman, mantan kepala biro Time Magazine di Beijing, dlm 20-30 tahun, terdapat 25-30% penduduk Cina adalah Kristen, shg negeri itu, menurut Aikman, akan menjadi negara Kristen terbesar di dunia.

Baru-baru ini ada gelombang Tsunami di Asia Tenggara, namun gelombang Kristen yg lebih dahsyat dari Tsunami sedang menyapu bumi bagian selatan dan Asia.

Thn 1900, hanya ada 10 juta Kristen di Afrika, hanya 10% dari penduduk. Kini, ada 360 juta Kristen di Africa, hampir 50% jumlah penduduk. Bayangkan!

Menurut profesor Penn State University, Phillip Jenkins, penulis buku penting, The Next Christendom: The Coming of Global Christianity, gerakan terbesar abad belakangan ini bukan Komunisme ataupun Kapitalisme. Pemenangnya adalah gerakan Kristen (Pantekosta), katanya.

Pertumbuhan Kristen terjadi di hemisfer selatan dan Asia, diluar pantauan media Barat, yg sedang ternganga oleh Islam.

Sementara media AS terobsesi dgn cerita-cerita pelecehan oleh pastor atau perkawinan homosexual, mereka lupa akan cerita sebenarnya, yaitu kepercayaan sederhana dan kekuatan supernatural yg membludak diseluruh dunia.

260 juta Kristen tinggal di Amerika Utara, namun 480 juta hidup di Amerika Selatan, 360 di Afrika, dan 313 juta di Asia.

Pd thn 2025 nanti, sekitar 640 juta Kristen akan tinggal di Asia, 633 juta di Afrika, 460 juta di Latin America — 67% dari ke 2.6 milyar Kristen akan datang dari bagian Selatan.”

Lebih banyak Presbyterian berada di Ghana ketimbang di tempat asalnya, Skotlandia. Lebih banyak Anglikan aktif di Nigeria ketimbang di Inggris. Para penganut Kristen dari belahan bumi selatan ini tidak suka dgn aliran bebas dlm gereja-gereja Barat. Mereka lebih suka mengarah ke pusat-pusat gereja spt Singapore, Rwanda, dan Uganda.

Pengalaman Christian Broadcasting Network, yg saya ketuai, menegaskan data-data Professor Jenkins dan penemuan the Status of Global Mission, 2005, yg diterbitkan The International Bulletin of Missionary Research, dan penemuan The Global Survey of World Missions, yg disusun oleh Professor David Barrett, editor World Christian Encyclopedia.

Organisasi saya menyiarkan kpd 200 negara menggunakan 26 jenis bahasa. Sejak 1990, survey statistik kami menunjukkan bahwa sekitar 369.000.000 diseluruh dunia menjadi Kristen karena siaran kami. 14.000.000 surat diterima dari kantor kami di Kiev dan dari seluruh negara mantan Soviet. Tanggapan juga membanjir dari Nigeria, INDONESIA, Filipina, Amerika Tengah dan Selatan.

Yg lebih menarik adalah kebangkitan spiritual Muslim di Pakistan, Iran, Iraq, Kuwait, Yemen, Egypt dan Afrika Utara yg melaporkan bermimpi ttg munculnya Yesus Kristus kpd mereka.

CBN sedang merencanakan pendistribusian dokumenter TV yg akan mendramatisasi pengalaman hidup mencengangkan ini. Staff kami menemukan sesuatu yg sama sekali dilupakan media Barat bahwa diseluruh dunia Muslim terdapat kelaparan spiritual mendalam dan kemauan keras utk belajar ttg Yesus Kristus.

Pemuda SAUDI BOSAN HABIS dgn Islam

Laporan CBN diakhir tahun 2006.
Gelombang orang-orang yang meninggalkan agama Islam di seluruh dunia semakin besar. Di Afrika utara ribuan dari mereka angkat kaki dari ajaran Islam. Yang lebih mengejukan ialah banyak dari mereka yang keluar adalah pemimpin-pemimpin Mesjid, mereka telah disiapkan untuk menjangkau yang belum check out dari islam!

Quote: Menurut laporan dlm mingguan Russia Otogi Weekly November 1st 2005, terorisme Islam adalah sebab musabab utama menurunya pengikut Islam: “sbg akibat peristiwa Beslan, proporsi Muslim di North Ossetia berkurang sebanyak 30%, sementara di Beslan sendiri, dimana Muslim mencakup 30-40% dari total penduduk, jumlah mereka menurun sampai setengah. Bahkan menurut sumber-sumber Muslim, setelah setiap aksi teroris, ribuan dan bahkan puluhan ribu Muslim etnik menerima pembaptisan.”

klik ini atau baca ini juga Muslims leaving Islam: tip of the iceberg.

KEWALAHAN MEMANTEK ISLAM DLM HATI PENGIKUT BARU
Quote: Para mukimin dan mukimah diseluruh AS berupaya keras utk berdakwah namun ada dua masalah utama yg menghalangi upaya mereka:
(1) Sering orang meninggalkan Islam secepat mereka masuk Islam dan karena tidak ada follow-up; bahkan para Muslim yg kembali ke Islam sering cepat merosot semangatnya.
(2) Masalah kedua, orang yg walau yakin akan kebenaran Islam, menolak utk mengikutinya karena tidak melihatnya diterapkan dimana-mana, kecuali secara sepotong-sepotong. Karena itulah kami harus membangun mesjid, pekerjaan, perumahan, institusi medis dan finansial bagi Muslim.

Tanda Islam memang harus disebarkan dgn taqqiya, iming-iming yg akhirnya membawa kpd diskriminasi terhdp non-Muslim. Katanya agama paling hebat didunia, paling sempurna… ahhh ternyata sama IndoMie aja kalah!!! hwuehehee..

Ceklik

Ada riset mengenai agama Islam di Metro TV (Jan 2007), di Turki aja kaum muda males make jilbab lagi, malu katanya bhuahahahaa malu jadi pengikut muhammad.
Para ahli agamanya juga capek ngebahas bahwa terlalu banyak kontradiksi dlm agamanya dan Qurannya! Sampai-sampai Turki dijuluki Orang Bingung dari Bosphorus hwuehehee, diparlemennya juga cewek yang pake kerudung dipelototin semua orang, huahahaa.
Ketahuan kan walau mereka beragama islam sekarang murtad, tapi belum terang-terangan. Takut mungkin sama si Osama Bin Aladin tukang permen karet yang suka ngirim pasukan Imam Samudra.

Sept 2005 diberitakan bahwa 10.000 Muslim murtad di Perancis. Kini angka itu semakin meningkat.
PERANCIS : Muslim murtad menghadapi permusuhan keluarga dan bahkan ancaman mati. Kebanyakan dari mereka menyembunyikan kemurtadan mereka dan para pastor melakukan sebisa mungkin utk membantu pengikut baru ini.

Sekitar 15.000 Muslim meninggalkan Islam setiap tahun: 10.000 ke agama Catholic dan 5.000 ke agama Protestan. Pastor Schluster tahu ttg tabu yg menyelimuti kemurtadan dlm dunia Arab. Ia mencoba membantu para murtad utk menghadapi isolasi dari keluarga mereka.

Pastor Antoine Schluster, wakil Protestant Federation for New Convert Immigrants, mengatakan “Islam mempengaruhi seluruh kehidupan mereka dari hari ke hari jadi sulit bagi mereka utk murtad. Ini spt mengkhianati keluarga sendiri.”

Pelawak Siad Oujibou biasanya solat 5 kali sehari tetapi kini ia menjadi pastor. Ia dihina keluarganya dan diancam mati. “Di negara-negara Islam tertentu, kami sudah pasti akan dihukum mati.”

Banyak Muslim di Perancis menyembunyikan kemurtadan mereka namun ini tidak menghentikan trend murtad. Dua tahun lalu saja, 6 juta Muslim diseluruh dunia meninggalkan Islam. (Bureau Report).

MALAYSIA: 392.000 MURTAD!
Permulaan tahun 2006 tercatat 250.000 orang Malaysia murtad. Dan kini angkanya semakin membengkak! Ceklik

Auwloh udah semakin kelabakan kelihatannya… murtad dimana-mana dan susah mengajak orang masuk Islam. Ahhirnya, terong-pun sampai diajak masuk Islam.

Aneh : banyak anak islam pengen jadi pendeta
Quote: ini kejadian di tangerang waktu diadakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), bulan kemarin, ketika si pendeta bertanya kepada anak-anak smp/sma yang ikut kkr: “siapa ingin jadi pendeta/penginjil?” maka kira-kira ada 1000 anak maju ke depan, ketika ditindaklanjuti, dari sekitar 1000 anak itu, ternyata kira-kira 200 anak diantaranya adalah muslim yang ingin convert menjadi kristen dan lebih ajaib lagi mereka baru pertama kali itu mendengar tentang Tuhan Yesus. gejala apakah ini? apakah betul ada tanda-tanda tentang kebosanan mereka terhadap agama islam? apakah karena mereka telah muak terhadap ke islaman?

Ini tipe-tipe mereka yg berbondong-bondong masuk Islam. Silahkan berbangga diri!

AUSTRALIA, UK, AS : Residivis yg masuk Islam

Surat dari organisasi Muslim PANIK !
Surat dari : PERHIMPUNAN PEMUDA ISLAM INDONESIA
Quote: Pembicaraan lain adalah bagaimana usaha pemuda Islam untuk membendung peningkatan jumlah umat Kristen di Indonesia yang pada tahun 70-an lalu hanya berjumlah 8 % dan pada tahun awal 1994 ini selalu naik menjadi 12% dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia.

Pew Survey Menunjukkan Jumlah Masyarakat Muslim-Americans Lebih Sedikit dari yang Diperkirakan Sebelumnya
Lagi-lagi taqqiya ala Muslim: (Quote) Organisasi-organisasi Muslim menyatakan bahwa jumlah Muslim Amerika adalah sekitar 6-8 juta dan di atas jumlah masyarakat Yahudi Amerika. Padahal menurut Survei Smith: jumlah Muslim Amerika sekitar 1,9 juta di tahun 2000 dan angka ini jauh lebih rendah daripada perkiraan yang diajukan organisasi-organisasi Muslim seperti CAIR.�

KOTA BELUD (MALAYSIA), KISAH 60 ORANG MURTAD
Quote: Saya tidak tahu apakah persepsi pembaca dengan berita murtad ini juga reaksi kita bila diwarwarkan kes murtad di Malaysia menjangkau angka 200.000 orang. Itu pun kes yang berdaftar, macam mana pula dengan kes yang terpencil dan tidak direkodkan? Adakah berita akidah ini hanya menjadi halwa telinga sama dengan berita kemalangan jalan raya, atau disambut dengan sumpah seranah semacam berita kenaikkan harga petrol kemudian isu itu dibiar berlalu dengan redha di hati?

60 orang bukannya jumlah kecil. 60 orang angka yang mesti dibendung dan dicari jalan untuk mengembalikan mereka kepada Islam lantas menyekat daripada jumlah ini bertambah. Inilah perjuangan Saidina Abu Bakar ra apabila mula-mula menjadi khalifah. 5 perkara yang mula dicanangkan beliau selepas kewafatan Naib saw iaitu :
1. Meneruskan jihad angkatan tentera di bawah pimpinan pimpinan Usamah bin Zaid ra yang tertangguh lantaran kewafatan Nabi saw.
2. Membunuh orang-orang murtad
3. Memerangi orang yang tidak membayar zakat
4. Menangani isu @ memerangi Musilamah al-Kazzab
Semua agenda ini ada kaitannya dengan akidah umat Islam …

Gila !! Muslim ini memang setuju dgn ajaran Islam utk MEMBUNUH MURTAD!!!

MALAYSIA : Gagal meredam Murtad Menteri didesak mundur

Ustad Malaysia Desperate
Quote: Seorang ustaz dari utara Semenanjung yang menyampaikan satu kuliah subuh di masjid kariah saya memberitahu bahawa gejala murtad kini semakin berleluasa di Kulim, Kedah. Ianya bermula dengan 14 orang pelajar tingkatan 2 hingga 4 yang didapati memakai salib (dalam tudung mereka). Sekarang angkanya meningkat kepada hampir 100 orang, dgn pakaian baju dan seluar hitam, kening dicukur serta berperwatakan seperti bohsia, mengadiri upacara agama Kristian di Kulim.

Alhamdulillah, Malay muslim dah murtad
Quote: Kes terbaru melibatkan penuntut Universiti Multimedia Malaysia (MMU), Cyberjaya yang mengaku telah keluar dari Islam. Penuntut yang dipercayai siswa MMU mengisytiharkan dirinya murtad menerusi satu kenyataan dalam laman blog miliknya.

BANGLADESH : Muslim serang 41 Muslim murtadin

REKOR dlm 20 thn terakhir : paling banyak Muslim murtad ke Kristen

Baca juga; PARA TOKOH ISLAM RAME-RAME MURTAD Klik disini

30 Balasan ke Murtadin

  1. NANDO mengatakan:

    BISMILLAHIRAHMANIROHIM
    ALHAMDULILLAHIRABIL’ALAMIN
    ARHMANIROHIM
    MALIKIYAUMIDIN
    IYAKANA’BUDU WAIYAKANASTA’IN
    IHDINASIRATALMUSTAQIM
    SIRATALAZINA’AN’AM TA’ALAIHIM
    QHAIRILMAGHDUUBIALAI’HIM
    WALADDHOLIN
    AMIN

    YA ALLAH
    KUAT KAN LAH IMAN KAMI SELALU
    KUATKAN LAH SMANGAT JIHAD KAMI YA RAHMAN YA ROHIM
    JANGAN JAUHI KAMI YA ALLAH
    AKU BERSERAH DIRI PADA MU YA QUDUS YA SALAM
    DAN TIADA DAYA DAN UPAYA KECUALI KEHENDAK MU YA MALIQ
    AMIN ALLAH

    SUMMUMBUQMUM UMYUNFAHUM LA YARJI’UN YA ORANG2 KAFIR

    LAKUMDIINUKUM WALIYADIIN

  2. ada ajah mengatakan:

    ya semoga semakin buaaaaanyak orang jadi murtadin biar dunia ini bebas dari teror dan perang !!!1

  3. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    Dunia dan Akhirat itu untuk orang orang yang ingin menempuh kesulitan, bukan untuk opornutis yang menyamarkan kata seks bebas menjadi hubungan mau sama mau.

  4. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    saya orang yang hidup dilingkungan hedonis. yang saya saksikan hanyalah kepuasan dan keamanan, stress, depresi,oportunis. tidak jauh seperti keamanan dan kesenangan ternak supaya tetap gemuk dan tidak stress.untuk memberi makan ternak yang menernakan.

  5. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    berbeda dengan orang – orang yang mau berkorban demi keselamatan manusia di dunia dan akhirat, mereka cenderung masochist. dan mementingkan keselamatan dunia akhirat, melawan hawa nafsu. tidak ambisius dan sanggup meregenerasikan kenahagiaan dari dalam dirinya.

    sedangkan hedonis yang oportunis tidak lebih hanyalah mesin rimba jenis baru.

  6. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    Katakan: kepuasan jenis apa yang murtadin dapatkan dengan forum ini?. Balas dendam?, skor?, sebutan pahlawan?,atau rasa penasaran dengan kekejaman yang terjadi didalam sebuah peperangan?.

    ingat peperangan itu ada karena justru kebenaran dan kebathilan itu mutlak perbedaannya dan jelas terlihat perbedaannya.

  7. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    kalian para murtadin bekerja dengan situs ini untuk kepentingan sosial?, saya tidak percaya hal itu. murtadin dan kafir yang menghalangi syariat islam sama saja dengan memusuhi moral sosial dan resistansi terhadap hawa nafsu.

  8. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    rileks, santai saja kita mengobrolnya.

    saya membela Islam, bukan karena orang tua saya pemuka agama/ orang fanatik.

    orang tua saya beribadah biasa biasa saja, bahkan toleran terhadap anggota keluarga yang hedonis.

    saya pernah ikut dengan anggota keluarga yang hedonis setelah kedua orangtua meninggal. saya pernah mencoba beberapa botol anggur selama beberapa tahun, bahkan saya tidak pernah segan segan menghisap zat adiktif yang berupa gas.membolos sekolah,kabur dari sekolah dan merokok di WC sekolah. anggota keluarga saya yang hedonis juga pernah mngajak saya jalan jalan ke restoran mewah sewaktu SMP,setelah kenyang saya katakan kepada pelayan restoran “Pleasure….” sambil mengangkat gelas, dan pelayanpun tersenyum.

    bahkan anggota keluarga saya sering memberi saya uang jajan. dan saya mencoba untuk pergi ke Warnet, di warnet saya menemukan banyak film porno. tetapi semakin sering menonton film porno membuat saya semakin kurang puas menontonnya, maka saya mencari film porno yang ekstrim lagi, dan saya menemukan situs BDSM, saya pernah mengobrol dengan slave di internet dan mereka memang orang yang lucu.
    tetapi semua cara mencapai kepuasan yang dijatuhkan para kafir ke indonesia hanya membahagiakanku sementara saja. jika aku berusaha mengurangi dosis dosis hedonis di atas hanya akan membuatku stress dan depresi.

    hingga suatu hari saya bertemu dengan Ustadz yang membibing saya keluar dari lingkaran hedonis. Alahamdulillah saya masih bisa diselamatkan dari serigala – serigala berkaki dua seperti para hedonis.

  9. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    Tuesday, 10 October 2006 09:00
    Bulan Ramadhan dapat dijadikan sebagai syahr al-taubah, yaitu bulan tobat. Di bulan ini, kaum Muslim diperintahkan agar banyak melakukan taqarrub, mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, juga memperbanyak kebaikan dan amal shaleh, serta membersihkan diri dari berbagai dosa dan maksiat kepada Allah SWT.
    Dalam terminologi agama, upaya kita untuk membersihkan diri dari dosa-dosa itu, dinamakan tobat. Pada intinya tobat mengandung makna meninggalkan dosa-dosa, baik kecil (al-Shaghair) apalagi besar (al-kabair) disertai penyesalan yang mendalam.

    Secara sufistik, tobat dipandang sebagai pangkal tolak (tangga pertama) dalam perjalanan menuju Allah (al-tawbah ashl kulli maqam). Tanpa tobat, manusia tidak bisa mendapatkan akses menuju ke jalan atau orbit Tuhan.

    Menurut Ghazali, tobat melibatkan tiga aspek sekaligus, yaitu aspek pengetahuan manusia (kognisi), aspek sikap mental (afeksi), dan aspek perbuatan (behavioral). Aspek pengetahuan dalam arti kesadaran manusia tentang bahaya dan akibat-akibat buruk dari perbuatan dosa, akan memengaruhi sikap, dan selanjutnya memengaruhi prilaku dan perbuatannya.

    Bagi Ghazali, tobat yang baik adalah tobat yang memenuhi tiga kriteria. Pertama, meninggalkan dosa-dosa (al-iqla’ `an al-dzunub). Kedua, berjanji tidak mengulangi (al-`azm an la ya’uda). Ketiga, menyesali diri atas dosa-dosa yang diperbuat dan atas hilangnya kesempatan dan peluang baik secara sia-sia (al-nadam `ala ma fata).

    Kriteria yang ketiga di atas, yaitu penyesalan, dipandang oleh Ghazali sebagai kunci sukses tobat. Hal ini, karena tanpa penyesalan yang mendalam, sukar dibayangkan seseorang akan benar-benar bertobat. Itu sebabnya, Nabi SAW memandang bahwa penyesalan itu identik dengan tobat itu sendiri, sebagaimana sabda beliau, ”al-Nadamu Taubatun, penyesalan adalah tobat itu sendiri.”

    Orang yang benar-benar menyesal, menurut Ghazali, ditandai oleh tiga hal. Pertama, hatinya lentur dan sensitif serta tidak membeku dan membatu seperti batu cadas (riqqat al-qalb). Kedua, air matanya mudah meleleh tanpa sadar (ghazarat al-dumu’). Ketiga, ia kapok dan benci pada dosa-dosa yang dahulu pernah dinikmatinya. Orang yang bertobat dengan tingkat penyesalan seperti di atas layak mendapat pengampunan dari Allah SWT.

    Inilah sesungguhnya makna firman Allah: ”Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedangkan mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (QS Ali Imran [3]: 135-136). Wallahu A’lam. Oleh : Dr A Ilyas Ismail MA

    http://www.mualaf.com/hikmah-dan-kajian/Hikmah/377-kriteria-tobat

  10. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    Tobat nasuha
    Keindahan TobatOleh K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR
    SEMOGA Allah yang Mahatahu setiap aib (kejelekan, kekurangan, dan kemaksiatan yang kita lakukan), menolong diri kita untuk berani mengakuinya. Karena orang tidak akan selamat kecuali karena ampunan Allah. Bahkan, kalau mau digabung-gabungkan kebaikan kita, satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat, satu kejelekan balasannya sesuai dengan kejelekan itu.
    Allah mengajarkan kita cara bertobat sebagaimana tercantum dalam Alquran, “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami, niscaya, pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Q.S. al A’raaf [7] :23).
    Salah satu syarat tobat adalah menyesal. Akan tetapi, orang tidak akan pernah menyesal kalau dia tidak pernah tahu bahwa dia telah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, beruntunglah orang-orang yang menyadari bahwa dirinya banyak dosa. Keadaan ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan orang yang merasa dirinya telah banyak beramal. Ketika orang merasa sedih dan pilu saat melihat kejelekan dirinya sendiri, itu lebih utama daripada orang yang sombong sehingga ia sangat optimis bisa menjadi ahli surga.
    Rezeki terbesar dari Allah adalah ketika kita mulai berani jujur melihat kekurangan diri sendiri. Kehati-hatian untuk tidak mudah menilai orang lain, banyak memperbaiki diri, kemudian menangis dan bertobat, adalah sikap yang lebih baik dilakukan daripada menjadi ahli masjid, tetapi bersikap ujub dan takabur karena amalan-amalannya.
    Kesungguhan kita bertobat insya Allah menjadi bagian dari rezeki yang besar dari Allah SWT. “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga…” (Q.S. Ali Imran [3]:133).
    Ciri-ciri tobat nasuha.
    1. Menyesal.
    Adanya penyesalan setelah melumuri diri dengan dosa dan kenistaan; adanya penyesalan setelah berbicara kotor; penyesalan ketika mata melihat kemaksiatan; penyesalan ketika menyakiti orang, adalah sikap-sikap yang menunjukkan adanya kecenderungan tobat nasuha. Orang yang tidak menyesal, tidak termasuk tobat. Orang yang bangga pada dosa-dosa yang pernah dilakukannya, menunjukkan bahwa dia belum sungguh-sungguh bertobat.
    2. Memohon ampun kepada Allah.
    Memohon ampun kepada Allah bisa dilakukan dengan cara mengucapkan istigfar sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Adam as dan Nabi Yunus as di dalam Alquran. Di samping itu, memohon ampun harus dilakukan secara sungguh-sungguh dari hati yang paling dalam. Inilah salah satu tanda orang yang bersungguh-sungguh dalam tobatnya. Begitu pula dengan ungkapan sedih, derai air mata, dan menggigilnya perasaan adalah ekspresi dari penyesalan yang mendalam.
    3. Gigih untuk tidak mengulangi.
    Bukan sekadar tidak berbuat dosa, berpikir ke arah sana saja tidak boleh. Memang, kita dikaruniai kecenderungan untuk berbuat hal-hal yang negatif. Akan tetapi, bukan berarti harus dituruti. Namun, untuk dihindari, karena itulah yang akan membuat kita mendapatkan ganjaran dari Allah SWT.
    Ciri tobat yang diterima.
    Menurut Imam Al Ghazali dalam kitab “Muqasysyafatul Qulub”, ada beberapa ciri yang menunjukkan tobat seseorang diterima, di antaranya.
    1. Orang tersebut terlihat lebih bersih dan lebih terjaga dari perbuatan maksiat. Hal itu terjadi karena dia lebih bisa menahan diri. Dia seolah-olah mempunyai rem yang pakem. Rem ini seakan membuat dirinya terhalang dari perbuatan dosa.
    2. Orang yang tobatnya diterima, hatinya selalu lapang dan gembira. Dia merasakannya baik dalam keadaan sendiri maupun ramai. Hati orang ini dihibur oleh Allah sehingga jernih dan lapang.
    3. Dia selalu bergaul dengan orang-orang saleh dan mencari lingkungan yang baik pula. Orang yang sudah bertobat, namun masih kembali ke lingkungan yang tidak baik berarti dia belum sungguh-sungguh melakukan tobat. Lain halnya jika ia kembali ke lingkungan yang sama dengan niat untuk mengubah lingkungan itu. Mencari lingkungan yang baik adalah salah satu bagian yang akan membuat agama kita terpelihara.
    4. Kualitas amalnya semakin meningkat. Selain menahan diri dari perbuatan maksiat, dia juga semakin meningkatkan kualitas salatnya, saumnya istikamah, malamnya dihidupkan dengan tahajud, dan sedekahnya terus meningkat. Inilah ciri orang yang tobatnya diterima.
    5. Dia senantiasa menjaga lidahnya. Dia juga sangat serius dalam menata amal-amalnya. Semakin hari, kualitas amalnya semakin terus bergerak ke arah yang lebih baik. Dia memiliki kualitas pengendalian lisan dan pikiran dengan baik. Ingatannya selalu kembali kepada Allah. Hal itu dia lakukan secara maksimal sehingga cinta dan kerinduannya kepada Allah semakin menggebu.
    Jadi, kalau saat ini kita masih senang melakukan maksiat; mulut kita sering menyakiti, tidak memilih pergaulan yang lebih terpelihara, hati selalu resah dan gelisah terhadap urusan dunia, jarang mengingat Allah, dan kualitas amal merosot, itu bisa jadi berarti, tobat kita baru sekadar tobat “sambal”, artinya kita menyesal, tetapi hanya sekadar penyesalan yang emosional; belum sampai pada derajat takut kepada Allah. Na’udzubillahimindzalik. ***

  11. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    saya sekarang mendapatkan kebahagiaan dari dalam setelah bertobat, tidak seperti manusia serigala hedonis yang hanya mendapatkan kebahagiaan sebentar dengan mengumbar kepuasan.

  12. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    karena Allah menghibur orang orang yang beriman, tetapi pola kidup hedonis seperti air laut, makin diminum makin haus.

  13. Jadilah Bijaksana mengatakan:

    saya bertanya kepada para Atheis, adakah semacam kitab suci Atheis yang mengendalikan moral pengikutnya?, apa nama kitabnya?, pasal dan ayat berapa saja yang mengatur dan mengendalikan moral pengikutnya?, tidak ada!. berarti tak beraturan.gerombolan, bukan formasi.

  14. Ferri Juliono mengatakan:

    Islam tidak seperti itu…..masya Allah anda masih belum memahami al qur’an dan hadits derajatnya…..masya ALLAH….SEMOGA ANDA MENDAPAT HIDAYAH ATAS TULISAN ANDA…..sangat tidak dapat dipercaya kebenarannya.

  15. fajaryehuda mengatakan:

    “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” (Matius 24:14)

  16. wong Fei Hung Muslimin mengatakan:

    HITLER PENGANUT KHATOLIK ROMA

    Hitler Penganut Katholik Roma

    Penandatanganan Reichskonkordat pada 20 July 1933.
    Dari kiri ke kanan: German Vice-Chancellor Franz von Papen,
    representing Germany, Giuseppe Pizzardo, Cardinal Pacelli,
    Alfredo Cardinal Ottaviani,
    Para Jesuit telah mempersiapkan Perang Dunia II secara rahasia dan Hitler adalah mesin perang yang dibentuk dan dibiayai oleh Vatikan untuk menaklukkan dunia demi KeKatolikan Roma. Hitler, Mussolini, dan Franco merupakan pahlawan bagi iman Katolik Roma. Mereka dirancang untuk hmenang dan menaklukkan dunia, dan membentuk kerajaan seribu tahun bagi Paus. Di belakang layar, para Jesuit mengatur Gestapo. Semuanya ini didokumentasikan dalam ‘The Secret History of The Jesuits’.

    Bacalah pernyataan pers dari diktator Spanyol, Franco, yang diterbitkan pada tanggal 3 Mei 1945, yang merupakan hari kematian Hitler. Artikel itu mengatakan, ”Adolf Hitler, seorang anak Gereja Katolik, meninggal karena mempertahankan Kekristenan.” Kemudian lanjutnya, ”Diatas kematiannya tetap meninggalkan seorang figur dengan moral yang berkemenangan. Karena kemartirannya, Tuhan memberikan Hitler mahkota Kemenangan.”

    Hitler sendiri menyatakan, ”Saya belajar banyak dari Ordo Jesuit. Sampai sekarang, tidak satupun di dunia ini yang lebih besar daripada organisasi gereja Katolik. Saya kagum dengan organisasi ini dan menerapkannya dalam kehidupan partai saya.”

    16 November 1922, Parlemen Italia memilih Benito “Il Duce” Mussolini menjadi pemimpin. Sebelumnya Mussolini telah mengadakan negosiasi-negosiasi rahasia dengan para agen Pius XI. Salah satunya adalah Pastor Tacchi Venturi, sekretaris Serikat Yesus (Jesuit) dan bapak rohani Mussolini, yang telah melakukan misinya dengan sangat baik.

    Berawal di Italia ini, tahun 1922 paham fasisme mulai disebarkan oleh Jesuit di Eropa. Mussolini menetapkan Katolik Roma sebagai agama negara, menghadiahkan Tahta Suci 1.750.000.000 lira (± _ 20.000.000) dan kekuasaan atas daerah kota Vatikan. Italia telah membiarkan dirinya jatuh ke tangan Roma yang licik.

    Benito Mussolini, pemimpin gerakan fasisme Italia, terlahir ke dunia di kota Predappio, Italia pada tanggal 21 Mei 1883. Pada tahun 1914, Musolini menerbitkan suratkabar yang beraliran fasis dan mendirikan organisasi fasis.
    Seusai Perang Dunia I, gerakan fasisme ini berkembang menjadi gerakan politik dan pada tahun 1921, Mussolini terpilih sebagai anggota parlemen Italia.

    Tahun berikutnya, ketika pemerintahan Luigi Facta gagal, Mussolini diperintah oleh Raja untuk membentuk pemerintahan. Selama memerintah, Mussolini menerapkan dikatorisme dan sistem sensor yang sangat ketat.

    Dari Italia, paham fasisme memasuki Jerman. Adolf Hitler menerimanya dengan terbuka. Tahun 1923, Facism (pimpinan Mussolini) bergabung dengan National-Socialism (pimpinan Hitler); Mussolini sangat bersahabat dengan Hitler.

    Di Italia, partai Katolik Don Sturzo mendukung Mussolini untuk berkuasa. Sedangkan di Jerman, Monseigneur Kaas, kepala partai “Catholic Centre” juga melakukan hal yang sama kepada Hitler, dan dalam kedua peristiwa itu konkordat ditandatangani.

    30 Januari 1933, Adolf Hitler, pemimpin Partai Nazi di Jerman, menjadi kanselir dan membentuk Pemerintahan ke-Tiga (The Third Reich) yang brutal. Dia mendirikan kamp-kamp konsentrasi didirikan di berbagai tempat untuk menghabisi kaum Yahudi. Juga terdapat 45 kamp konsentrasi di Jerman, dengan 40.000 tahanan yang berasal dari berbagai latar belakang pandangan politik, tetapi kebanyakan adalah yang liberal.

    26 April tahun 1933, polisi rahasia pemerintah atau Gestapo, didirikan oleh rezim Nazi Jerman. Pendiri Gestapo adalah Herman Goering, seorang perwira tinggi Jerman yang merupakan orang dekat Hitler. Tujuan didirikannya Gestapo adalah untuk menangkap dan menghukum orang-orang yang dianggap penentang Nazi dan Hitler.

    Pada tanggal 20 Juli 1933, Terjadi perjanjian (konkordat) antara Jerman dan Tahta Suci (Vatikan). Para Uskup bersumpah untuk setia kepada para pemerintah Jerman (Nazi) dan negara. Ini menunjukkan betapa sangat erat dan saling mendukung hubungan antara Gereja Katolik dengan NAZI Jerman itu.

    Yang ikut dalam penandatanganan itu adalah Kardinal Pacelli (kemudian menjadi Paus Pius XII). Sebelum tahun 1933 dia adalah Sekretaris Negara Vatikan. Juga ada Franz von Papen, seorang nazi yang kejam dan seorang Katolik Roma yang setia dan juga diplomat penting Hitler dan agen Vatikan yang menolong Hitler untuk berkuasa. Lalu ada pula seorang wali gereja Vatikan yang kurang terkenal, Montini, yang kemudian menjadi Paus Paulus VI.

    Hitler adalah seorang yang setia kepada Vatikan. Dia berjanji untuk “mencekik” para anti-paus. Mereka (Pius XI, Pius XII, Hitler) mengirimkan kaum liberal dan orang Yahudi ke kamp konsentrasi. Nasib bangsa Yahudi sudah ditentukan (oleh Hitler): dibunuh atau disuruh bekerja sampai kehabisan tenaga kemudian dibinasakan.

    Walter Schellenberg, mantan kepala spionase Nazi membuat pernyataan ini: “Organisasi S.S. dibentuk oleh Himmler berdasarkan prinsip-prinsip dari Ordo Jesuit. Peraturan dan Latihan Kerohanian yang disusun oleh Ignatius Loyola adalah model yang ditiru habis oleh Himmler. Julukan Himmler sebagai kepala tertinggi S.S. adalah setara dengan Jenderal Jesuit dan seluruh struktur S.S. adalah tiruan dari hierarki ordo dalam Gereja Katolik.”

    Adolph Hitler mengatakan: “Saya yakin akan kekuasaan besar dan pentingnya Kekristenan, dan saya tidak akan membiarkan agama lain manapun muncul ke permukaan. Maka dari itu saya beralih dari Ludendorff dan menolak buku yang ditulis Rosenberg. Buku itu ditulis oleh seorang Protestan. Buku itu bukan buku partai. Buku itu tidak ditulis olehnya sebagai bagian dari Partai. Biarkan saja para Protestan berdebat dengan dia… Sebagai seorang Katolik saya tidak pernah merasa suka berada dalam gereja Injili ataupun di dalam strukturnya. Makanya saya akan menemui kesulitan jika saya mencoba untuk menjalin hubungan dengan gereja-gereja Protestan. Penginjil-penginjil atau orang-orang Protestan akan menolak saya. Tetapi anda tidak perlu khawatir: Saya akan melindungi hak dan kebebasan dari gereja-gereja tersebut dan tidak akan membiarkan mereka dicampuri, jadi anda tidak perlu khawatir tentang masa depan Gereja Injili.”

    Hitler juga bersedia berdiskusi dengan uskup mengenai pandangannya terhadap pertanyaan yang berkenaan dengan bangsa Yahudi: “Mengenai bangsa Yahudi, saya hanya menjalankan kebijakan yang sama yang telah diterapkan oleh Gereja Katolik selama 1500 tahun, dimana sudah ditetapkan bahwa bangsa Yahudi adalah bangsa yang berbahaya dan harus dipaksa masuk ke dalam ghetto (perkampungan khusus untuk orang Yahudi), karena Gereja mengetahui seperti apa orang Yahudi itu. Saya tidak meletakkan sebuah ras diatas agama, saya betul-betul melihat sesuatu yang berbahaya dari ras ini terhadap Gereja dan negara, dan mungkin saya telah memberikan pelayan agung terhadap kekristenan.”

    Anda akan temukan dalam Mein Kampf (buku karangan Hitler), dia berkata: “Disini, aku meyakini bahwa aku bertindak sebagai utusan dari Pencipta kita. Dengan melawan bangsa Yahudi, berarti aku melakukan pekerjaan Tuhan”.

    Hitler mengatakan kembali dalam perayaan natal Nazi tahun 1926: “Kristus adalah pejuang terbesar yang lebih awal dalam pertempuran melawan musuh dunia, yaitu bangsa Yahudi… Pekerjaan yang dimulai oleh Kristus tetapi tidak bisa diselesaikan, Aku –Adolf Hitler– akan menyelesaikannya.”

    Penulis biografi John Toland menulis tentang agama Hitler: “Masih seorang anggota didalam kebaikan yang berdiri pada Gereja Roma di samping kebencian tentang hirarki nya, ia membawa di dalam pengajarannya bahwa orang-orang Yahudi adalah pembunuh Tuhan. Pembasmian, oleh karena itu, harus dilakukan”

    Jadi, Hitler itu melakukan pembantaian terhadap bangsa Yahudi karena dia dendam, Tuhannya Hitler yaitu Yesus Kristus telah dibunuh oleh orang Yahudi. Oleh karena itu sebagai seorang Kristen (Katolik) yang taat, maka Hitler membalaskan dendam kematian Yesus itu dengan mengirim orang-orang Yahudi ke kamp-kamp konsentrasi dan memasukkan mereka ke kamar gas untuk menghirup gas beracun sampai mati.

    Di Reichstag dalam pidatonya tahun 1938, Hitler lagi mengemukakan religius asal dari Perang Salib nya. “Aku percaya hari ini bahwa aku sedang bertindak sebagai perwujudan dari Sang Pencipta Yang Maha Kuasa. Dengan memerangi bangsa Yahudi, aku sedang memperjuangkan pekerjaan Tuhan.”

    Hitler menganggap dirinya sendiri sebagai sebagai seorang Katolik sampai kematiannya. “Aku sekarang sebagaimana sebelumnya adalah seorang Katolik dan akan selalu begitu,” ia menceritakan hal itu kepada Gerhard Engel, salah satu dari jenderalnya, pada 1941.

    Manakala Hitler berhasil selamat dari percobaan pembunuhan terhadapnya di Munich pada bulan November, 1939, ia memberi pujian untuk hal itu. “Sekarang aku dengan sepenuhnya telah berisi,” ia berseru. “Fakta bahwa aku meninggalkan Burgerbraukeller lebih awal dari biasanya adalah suatu bukti-bukti yang menguatkan bahwa Pemeliharaan baik telah memberi aku kesempatan untuk menyelesaikan tujuanku.” surat-surat kabar Katolik mengumumkan bahwa itu adalah sebuah pekerjaan yang ajaib yang telah melindungi Fuhrer (pemimpin) mereka. Satu kardinal, Michael Faulhaber, mengirim sebuah telegram yang menginstruksikan bahwa sebuah Te Deum harus dinyanyikan di katedral Munich, “untuk berterima kasih kepada Tuhan atas nama archdiocese untuk penyelamatan yang beruntung kepada Fuhrer.” Sri Paus juga mengirim ucapan selamat pribadi khususnya!

    Ketika Hitler menyerang Rusia, Sri Paus didepan umum menguraikan serangan Hitler ke Rusia sebagai “keberanian berjiwa besar di dalam pertahanan bagi pondasi kebudayaan Kristen.” Beberapa uskup Jerman secara terbuka mendukung invasi Hitler ke Rusia, dan menyebutnya sebagai “Perang salib Eropa.” Seorang uskup mendesak semua orang Katolik untuk berjuang untuk “sebuah kemenangan yang akan mengijinkan Eropa untuk terbebas lagi dan akan berjanji semua bagi negara-negara sebuah masa depan yang baru.”

    Photobucket – Video and Image Hosting

    Tiga orang pahlawan iman Katolik Roma adalah Hitler, Mussolini dan Franco. Semuanya menandatangani konkordat dengan Vatikan. Ketiganya merupakan pahlawan bagi iman Katolik Roma dan dirancang untuk menang dan menaklukkan dunia, dan membentuk kerajaan seribu tahun bagi Paus.

    Photobucket – Video and Image Hosting

    Mussolini membentuk aliansi militer dengan Nazi Jerman pada tahun 1939 dan tak lama kemudian meletuslah Perang Dunia Kedua. Nazi pertama-tama mencaplok Sudetenland, dengan bantuan Partai Sosial Kristen dan Republik tersebut pun terbagi. Tetapi Hitler berkeinginan untuk mencaplok Slovakia dan berkuasa penuh atasnya. Hal ini tidak terlalu sulit bagi Hitler karena sebagian besar pemimpin politik Slovakia adalah pengikut Katolik, termasuk seorang pastor bernama Hlinka (seorang Jesuit).

    Kita mengetahui, berdasarkan Kanon (hukum dalam lembaga Katolik), tidak seorang pastor pun bisa mempunyai kedudukan baik di publik maupun di dunia politik tanpa persetujuan Tahta Suci. Jadi karena persetujuan Tahta Sucilah, seorang pastor dapat mempunyai kedudukan dalam parlemen Cekoslowakia.

    Pada tanggal 1 September 1939. Pagi-pagi buta, Komando Tertinggi Jerman mengeluarkan perintah harian yang berbunyi: “Saat penuh cobaan telah tiba. Tatkala semua upaya lain telah habis, maka senjatalah yang harus memutuskan. Kami memasuki pertempuran ini dengan menyadari bahwa keadilanlah yang menuntun kami. Kami percaya akan Fuehrer, pemimpin kami. Maju, BERSAMA TUHAN, demi Jerman.”

    Saya sengaja menulis kata-kata “bersama Tuhan” diatas dengan huruf kapital, adalah untuk menunjukkan bahwa erat sekali kaitan antara motivasi agama -dalam hal ini Katolik- dengan ambisi-ambisi NAZI.

    Pada saat Nazi menyapu habis negara Balkan, dalam perjalanannya untuk menyerang Rusia, Yugoslavia menjadi negara yang dikuasai oleh Nazi. Paus pada saat itu memandang rendah para kaum Orthodoks Rusia. Mereka adalah orang-orang Serbia dan harus berbaris untuk kemudian dibunuh di Yugoslavia. Mereka hanya diberi satu pilihan: menjadi Katolik atau mati.

    Hitler mengakui bahwa dia belajar banyak dari Ordo Jesuit. Organisasi S.S. dibentuk berdasarkan prinsip-prinsip Ordo Jesuit, baik itu berdasarkan peraturan-peraturannya, maupun latihan spiritual yang “diresepkan” oleh Ignatius de Loyola; sedangkan struktur perintah/birokrasi meniru susunan hirarki Gereja Katolik. Salah satu prinsip yang dijunjung tinggi pihak kepausan adalah pembunuhan yang terorganisir, yaitu inkuisisi. Apakah inkuisisi hanya terjadi di masa lalu? Tidak! Apakah bisa terjadi pada masa sekarang? Ya. Mengapa? Karena prinsip yang dijunjung tinggi itu tidak berubah!

    Hitler, Joseph Goebbel, Himmler dan sebagian besar anggota Nazi adalah Katolik. Hitler sendiri menganggap Himmler, pimpinan Gestapo, sebagai Ignatius de Loyola-nya Nazi. Hitler mempunyai alasan untuk menyebutnya
    demikian. Kurt Heinrich Himmler, Reichsfuhrer (Jenderal) S.S., Gestapo dan pasukan polisi Jerman adalah seorang yang paling banyak diisi oleh paham Kekatolikan dibandingkan dengan anggota-anggota Katolik lainnya dalam grup Hitler. Ayahnya seorang direktur sekolah Katolik di Munich (Muenchen), guru pribadi Pangeran Ruprecht dari Bavaria. Saudara laki-lakinya seorang biarawan Benedictine. Pamannya memegang posisi penting di Mahkamah Bavaria.

    Para Katolik adalah para tuannya Nazi Jerman yang melaksanakan prinsip-prinsip kepausan. Gereja Roma merasa berhak untuk memusnahkan siapa saja, baik dengan cara lambat atau cepat, yang menghalanginya, yaitu orang-orang liberal dan kaum Yahudi, dikirim ke Auschwitz, Dochau, Belsen, Buchenwald dan kamp-kamp kematian lainnya.

    Vatikan sendiri cuci tangan terhadap kekejaman ini, seperti yang dinyatakan oleh Pius XII kepada Dr.Nerin F. Gun, jurnalis Swiss yang mempertanyakan mengapa paus tidak menolong orang-orang malang tersebut: “Kami mengetahui bahwa, karena asalan politik, adanya pembunuhan kejam terjadi di Jerman, tetapi kami tidak pernah diinformasikan seperti apa penindasan Nazi yang tidak berperikemanusiaan itu”.

    Tahta Suci diketahui terlibat dalam pendeportasian 528 misionaris Protestan dari penjara, oleh orang-orang Jepang, di Kepulauan Pasifik dan diasingkan ke kamp-kamp konsentrasi di Filipina. Cukup banyak bukti yang menyatakan keterlibatan Gereja Roma dalam hal-hal yang dilakukan Oustachi, Nazi, pemusnahan kaum Ortodoks dan bangsa Yahudi. Gereja Roma tidak pernah mengakui bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama. Gereja Katolik harus bertanggung jawab karena telah menghabisi nyawa ratusan juta manusia sejak awal berdirinya agama mereka.
    Photobucket – Video and Image Hosting

    Mussolini giving the Roman salute. Mussolini funneled arms and money to Hitler
    to help his rise to power.

    Photobucket – Video and Image Hosting

    Nazi Coin with Catholic church on it

  17. Khoda Hafez mengatakan:

    Kebenaran sejati sangat ditakuti oleh mereka yg percaya membabi-buta. Komentar atau sanggahan thd artikel ini nggak bermutu sama sekali. Asal mbantah. Mengecewakan.

  18. Satrio Piningit mengatakan:

    setuju banget dengan Khoda Hafez !!!!!!

  19. Satrio Piningit mengatakan:

    Satrio Piningit (ex-muslim) (dan seorang atheist/agnostic) bertanya kepada pembela Islam yang berkomentar di stus ini :
    Mengapa aturan moral dan sosial (mis: pernikahan, kesetiakawanan, dan hal-hal yang baik lainnya) tetap ada pada bangsa/suku-suku ysng samasekali tidak pernah bersentuhan dengan Islam dan ajaran Islam.
    Jawabku sendiri : Karena bawaan manusia itu (dalam kesadaran terdalamnya) adalah harmoni dan kebaikan (agama bahkan banyak membelokkan kecenderungan kebaikan dari manusia itu).
    Lihatlah dengan tenang dan tanpa emosi kenyataan dalam kehidupan orang-orang / masyarakat beragama.
    (( Jangan dikacaukan dengan contoh di negara-negara KOMUNIS))
    Saya tegaskan : ATHEIST / AGNOSTIC BUKAN ORANG2 YANG KEJAM DAN REAKSIONER tetapi adalah ORANG2 YANG YANG BERANI BERSIKAP terhadap AJARAN2 YG DIKLAIM SUCI !!!!!

  20. yes mengatakan:

    for muslim..

    kalian sembah apa yang kalian tidak kenal, kami sembah apa yang kami kenal… iaitu yesus kristus… yesus kristus adalah tuhan yang menjadi manusia untuk menyelamtkan manusia… manusia tidak kenal allah yang benar tetapi yesus kenal Allah itu kerna diala allah yang benar… jika tidak percaya apa yang aku katakan tetapi percaya la apa yang yesus ajarkan dan katakan kerana dia lemah lembut , melakukan banyak muzijat dan tidak pernah berdosa (suci) maka dia layak dipercayai… muhamad melakukan banyak dosa maka dia tidak layak dipercayai.. jika muhamad tidak boleh melakukan muzijat maka dia bukan nabi kerna semua manusia boleh menjadi nabi sebeb tidak perlu muzijat untuk membuktikan dia nabi, hanya perlu membunuh, merompak, berzina, kawin ramai, membuat jahat pasti jadi nabi…

  21. Murtadin mengatakan:

    Orang Kristen menjadi Islam.
    Yang diperbuat oleh teman-teman kristen-nya, berdoa bagi keselamatan dan kesejahteraannya.
    Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi (kesejahteraan) mereka yang menganiaya kamu. (Matius 5 : 44)

    Orang Islam menjadi Kristen
    Yang diperbuat oleh teman-teman Islam-nya :
    Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling (murtad), tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorang pun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong, (QS 4:89)

  22. Mr.Nunusaku mengatakan:

    Islam dapat dipertahankan dengan jalur pembunuhan, dan didalam ajaran islam jika membunuh bangsa kafir adalah pasport menuju surga islam akan meraka mendapatkan kepuasan seksuel dengan 72 bidadari houri perawan.

    Kata nabi Muhammad bin Abdulah. dengan sembrotan tidak pernah lemas. Ajaran bangsa Arab manusia liar dari padang pasir nabi Muhammad.

  23. Anonymous mengatakan:

    BOHONG!!!!!PARA PEMBACA SEMUA !!! DATA-DATA DIATAS SETELAH SAYA CEK ….50% BOHONG!!!! TERUTAMA PERPINDAHAN KEPERCAYAAN UMAT ISLAM DI NEGARA EROPA KE KRISTEN….BOHONG SEMUA….., INILAH MUSLIHAT KAUM KRISTEN SEJAK DULU….LICIK….. AGAMA NYA KAUM PENJAJAH,KOLONIALIS … INGAT KALIAN KRISTEN BISA TERSEBAR KE SELURUH DUNIA KARENA MENJAJAH [ GOLD ,GLORY,GOSPEL] MOYANGMU DULU ANTEK2 PENJAJAH ATAU PKI

  24. Andika mengatakan:

    Banyaknya yang makin percaya akan Yesus . Mudah – mudahan makin banyak yang percaya akan Yesus . JBU

  25. Andika mengatakan:

    Dan yang tidak percaya Yesus tidak perlu menghina agama kami . Pelajarilah AlQuran dan pelajarilah Injil ( Perjanjian Baru saja dulu ) kalian pasti akan mengerti

  26. mas angin mengatakan:

    Setiap pribadi adalah baik adanya saat pertama lahir dimuka bumi.
    Alam yg instrumen Gusti Allah sudah mengajarkan bahwa yang maha suci dengan sukacita bisa ditemui dalam hening/meditasi/doa malam hari, bukan dgn aturan2 manusia yg rumit dan penuh interest pribadi.
    Semudah itu ? Ya semudah itu, tidak ada syarat apa2 utk menjalin hubungan baik dgn pencipta.

    Seorang Sunan Kalijaga dalam bukunya Suluk Linglung menyampaikan dgn jujur bahwa beliau tidak bisa menemui Gusti Allah melalui agamanya, namun justru melalui tradisi Jawa lah kemudian beliau bisa menemukan kebenaran sejati yang beliau cari selama ini. Hingga sampai kemudian keluar statement beliau utk melarang semua raja Jawa utk melakukan ibadah haji, dan peraturan tsb masih berlaku hingga saat ini.

    Bunda Theresia tokoh sosial agama Katolik dalam pelayanan penderita kusta di India, dalam catatan pribadinya juga pernah merasa ditinggalkan Yesus. Yang kemudian terjadi adalah beliau dipertemukan dgn para malaikat surga dan melihat begitu banyak arwah terlantar karena pemahaman rohani yg keliru semasa hidupnya. Lalu dia meminta supaya para malaikat tersebut memohon ijin kepada Yesus agar nyawa2 tsb diselamatkan dan diterima di sorga. Waktu itu juga 50.000 nyawa masuk ke sorga.
    Catatan pribadi ini baru dibuka oleh sahabatnya seorang pastor dari Inggris setelah beliau wafat.
    Jadi tidak ada maksud memuliakan diri dari bunda Theresia atau agamanya karena sifatnya catatan pribadi.

    Jadi saudaraku, setiap dari kita, apapun agamanya, boleh dan dipersilahkan oleh Gusti Allah untuk menanyakan dan mendapatkan kebenaran sejati yang dari Tuhan, dengan cara yg kita bisa mengerti, pakai bahasa Jawa boleh, bahasa Batak boleh, bahasa Sunda juga boleh. Kan Tuhan maha tahu, sebelum kita ucapkan pun Tuhan sudah tahu hati kita ….. Puji Tuhan, maha besar Allah, Om shanti shanti om, berkah dalem Gusti Allah, amitaba ….

  27. Anonymous mengatakan:

    Bohong besarrrr>> sy gak tahu di Afrika sebelah mana yg Muslimnya berbondong2 masuk kristen…..? bbrp family sy tinggal di Afrika bahkan mengatakan sebaliknya, hampir setiap hari 1-10 orang menjadi Muslim….! Propaganda murahan…. Na’udzubillahimindzlik

  28. Sunaryo mengatakan:

    Aku, Murtadin…tinggalkan Islam karena :
    1. Tidak percaya adanya Bidadari di Surga
    2. Nabi-nabi tersebut di Muslim adalah contekan nabi-nabi berasal dari bangsa Yahudi / Israel
    3. Leluhur /bangsa Arab tidak memiliki turunan Nabi dari Tuhan Y.M. Esa
    4. Leluhur /bangsa Arab hanya menyembah tuhan-tuhan Berhala
    5 Agama Islam bukan dari Tuhan Y.M Esa karena berasal dari bangsa Arab
    6. Nabi Islam / Muhamad bukan contoh moral Nabi yang baik
    7. Surga HARUS bukan tempat berzinah
    8. Jihab adalah tipuan, supaya bangsa-bangsa lain takut kepada Islam
    11. Hidup damai dengan sesama manusia adalah harus tinggalkan Islam
    12. Dan sebagainya

    Salam, Sunaryo

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: