BUKTI MANUSKRIP MEMBANTAH QURAN


BUKTI ARKEOLOGIS
MELAWAN QURAN

Sampai kiamat-pun Muslimin bersikeras bahwa Quran adalah kata-kata final Tuhan. Namun, mana bukti sejarahnya? Bukti manuskrip, dan arkeologis semuanya tidak berhasil membuktikan klaim-klaim itu. Dlm tulisan paling akhir (Isa Masih no.6, p8-9) kami menunjukkan kekurangan-kekurangan dlm manuskrip-manuskrip Quran. Disini kami menunjukkan bukti melawan Islam dari sumber-sumber dokumen non-Muslim dan arkeologi modern.

SUMBER-SUMBER YAHUDI

Qur’an menyiratkan bahwa Muhamad memutuskan hubungannya dgn Yahudi thn 624 AD, segera setelah Hijrah ke Mekah. Pada saat itu, Kiblat dipindahkan dari Yerusalem ke Mekah (Surah 2:144, 149-150). Namun, dalam sumber-sumber non-Muslim, Doktrin Iacobi dan Kronikel Armenia dr thn 660 AD, menunjukkan bahwa pd tahun 640, saat penaklukan Palestina, Arab dan Yahudi adalah sekutu. Muhamad mendirikan masyarakat Ishmaeli dan Yahudi berdasarkan tanah kelahiran mereka yg sama di tanah suci. Hubungan baik ini berlangsung sampai paling tidak 15 tahun setelah tgl Quran tsb.

MEKAH

Menurut Qur’an, Mekah merupakan kota yang pertama dan paling penting di dunia. Adam menempatkan batu hitan di Ka’bah asli, sementara Abraham dan Ishmael membangun kembali Ka’bah Mekah berabad-abad kemudian (Sura 2:125-127). Mekah dikatakan sbg pusat perdagangan sebelum jamannya Muhamad.

Namun tidak ada bukti-bukti arkeologisnya. Kota kuno besar macam itu tentulah disebut-sebut dlm sejarah kuno. Namun, sebutan paling dini ttg Mekah sbg sebuah kota ada di Continuato Byzantia Arabica, dokumen abad ke 8! Mekah jelas bukan rute perdagangan daratan yg alami – Mekah adalah lembah gersang dan orang harus belok sepanjang 100 mil utk dapat mencapainya.Setelah abad pertama, hanya ada perdagangan maritim Yunani-Romawi dgn India, yg diawasi pelabuhan Laut Merah Ethiopia, Adulis, dan bukan oleh Arab. Kalau Mekah bukan sebuah kota yg mapan, kecuali setleah jamannya Muhamad, maka ini membuat Quran sangat diragukan.

ARKEOLOGI

Qiblat

Menurut Qur’an, Qiblat diarahkan ke Mekah pd thn 624 AD, dua tahun setelah Hijrah (Sura 2:144, 149-50). Namun bukti-bukti arkeologis paling dini dari mesjid yg dibangun pada permulaan abad ke 8 menunjukkan bahwa kota suci mereka bukanlah Mekah, tetapi lebih dekat ke arah Yerusalem.

Qiblat mesjid pertama di Kufa, Iraq, dibangun th 670 AD, dan menunjuk ke BARAT ketimbang ke selatan, gambar-gambar arsitektur dari dua mesjid Umayyad (650-750 AD) di Iraq, menunjukkan bahwa Qiblat berorientasi jauh ke utara. Mesjid Wasit melenceng sampai 33 derajad, mesjid Baghdad sampai 30 derajad. Mesjid ‘Amr b. al ‘As didekat Cairo, juga menunjuk ke Kiblat terlalu jauh ke utara dan harus diperbaiki oleh sang gubernur.

Jacob dari Odessa, penulis dan pengelana Kristen, merupakan saksi mata yg menulis ttg Mesir sekitar 705 AD. Suratnya dlm British Museum menyebut ttg kaum ‘Mahgraye’ (istilah Yunani bagi Arab) di Mesir berdoa menghadap ke timur, menuju Ka’bah, dgn kata lain menuju Palestina, dan bukan Mekah.

Jadi bukti menunjuk kpd lokasi bukan di Mekah, tetapi di Arab Utara atau bahkan Yerusalem, sampai permulaan abad ke 8. Tidak mungkin Muslim pada abad permulaan Islam salah menghitung arah. Mereka pedagang dari gurun pasir dan tukang caravan yang mahir membaca arah bintang di langit utk menentukan arah perjalanan mereka. Bgmn lagi mereka melakukan ibadah haji, yang pada saat itu saja sudah diresmikan? Ada ketidakcocokan besar antara Qur’an dan arkeologi modern. Yang paling penting, Walid I, kalif th 705 – 715, menulis kesemua wilayah memerintahkan penghancuran dan pelebaran semua mesjid. Mungkinkah bahwa saat itu Kiblat baru dipindahkan ke Mekah?

DOME OF THE ROCK

Kemungkinan alasan mengapa mesjid-mesjid kuno menghadap Palestina bisa ditemukan di Yerusalem. Di pusat kota itu terletak the ‘Dome of the Rock’, bangunan yg didirikan ‘Abd al-Malik th 691 AD. Ini dianggap sbg tempat Islam paling suci nomor 3 setelah Mekah dan Medinah. Gedung ini nampaknya bukan ingin digunakan sbg mesjid, karena tidak adanya Qiblat dan bentuk oktagonalnya menunjukkan gedung itu digunakan agar orang dapat berkeliling memutarinya. Muslim percaya bahwa ini memperingati Isra Mi’raj, malam Muhammad naik ke surga dan berbicara dgn Allah dan Musa mengenai jumlah solat yg diwajibkan kpd pengikut.

Namun, tulisan-tulisan pada tembok gedung itu tidak menyebut apa-apa ttg Isra Mi’raj tetapi kutipan-kutipan Quran yg dimaksudkan khususnya bagi Kristen. Mungkin gedung ini dibangun sbg tempat suci Islam, sebelum Mekah diresmikan sbg tempat tersuci Islam.

Tradisi Muslim memang menunjukkan bahwa the Dome of the Rock dulu memang pusat religius Islam. Kalif Suleyman, yg berkuasa sampai th 717 AD, pergi ke Mekah utk bertanya ttg ibadah Haji. Ia tidak puas dgn jawaban yg didapatkan dan memilih utk mengikuti ‘Abd al-Malik, yg pergi ke the Dome of the Rock.

Mungkinkah kiblat mesjid-mesjid pertama dulu diarahkan kepada the Dome of the Rock dibawah perintah Walid I pada permulaan abad ke 8?

Alm Yehuda Nevo dari Universitas Yerusalem men-survey ukiran-ukiran Arab pada batu-batu yg tersebar di gurun Negev dan Syro-Jordania. Risetnya memberikan gambaran berguna atas sejarah Muhammad dari sumber-sumber non-Muslim kontemporer.

Dlm teks religius dari jaman Sufyani (661-684 AD) ada sebuah kepercayaan monotheistic TETAPI TIDAK ADA RUJUKAN KPD MUHAMAD! Namanya hanya muncul setelah 690 AD. Tulisan Muhammad Rasulullah tampil pertama kali dlm uang keping Arab-Sassania dari th 690 AD, di Damascus. Lebih penting lagi, ketiga unsur kepercayaan kpd Tauhid, Muhamad Rasulullah dan rasul Allah wa-’abduhu (sifat kemanusiaan Yesus) ditemukan dlm tulisan ‘Abd al-Malik dlm the Dome of the Rock, tertgl 691 AD. Sebelum masa itu, prinsip-prinsip kepercayaan Muslim tidak dapat dipastikan.

Jadi selama 60 tahun penuh setelah kematian Muhamad, kalimat syahadat Arab TIDAK MENCAKUP MUHAMAD. Tetapi sebuah prinsip kepercayaan monotheis yg mengembangkan konsep Judaeo-Kristen dlm gaya literature khusus. Saat syahadat dgn nama Muhammad diberlakukan selama periode Marwanid (setelah 684 AD) tiba-tiba bentuk deklarasi itulah yg tampil sbg satu-satunya bentuk dlm dokumen-dokumen formal. Jadi peningkatan status Muhammad sbg nabi universal hanya terjadi pada akhir abad ke 7, lama setelah kematiannya!

QURAN

Jelas Qur’an mengalami transformasi selama 100 tahun setelah kematiannya. Tulisan-tulisan yg dikenal sbg tulisan Quran pada keping-keping dan di the Dome of the Rock selama masa ‘Abd al-Malik dari 685 AD, BERBEDA dgn teks Quran sekarang. Qur’an tidak mungkin dikanonisasi selama masa hidup Muhamad, tetapi pasti mengalami proses evolusi. Rujukan paling dini kpd sebuah buku yg dinamakan Qur’an tidak datang dari Mekah melainkan di Arab Utara, bahkan Yerusalem, pada permulaan abad 8. Tidak mungkin Muslim pertama salah tebak arah Mekah, mereka mahir menggunakan bintang sbg penunjuk jalan. Bgm mungkin mereka bisa mengadakan ibadah haji yg sudah dikanonisasikan pada jaman itu?

Ada kepincangan besar antara Qur’an dan arkeologi modern. Artinya, sejarah islam runtuh di hadapan arkeologi modern.

Crucially, Walid I, who reigned as Caliph between 705 and 715, wrote to all the regions order’an maintains is at odds with historical data from the 7th-8th centuries. Specifically:

  • The Jews retained a relationship with the Arabs until at least AD 640, not 624 AD

  • Mecca was not the first and most important city in the world; it was unknown until the end of the 7th century and was not even on the international trade route

  • The Qibla (direction of prayer) was not fixed towards Mecca until the 8th century but to an area further north, possibly Jerusalem

  • The Dome of the Rock in Jerusalem was possibly the original sanctuary

  • Muhammad was not known as the Seal of the Prophets until the late 7th century; the creeds from Muhammad’s time contain a monotheistic religion but no Muhammadan formulae

  • The earliest we even hear of the Qur’an is not until the mid-8th century

  • The earliest qur’anic writings on coins and on the Dome of the Rock do not coincide with the current qur’anic text This suggests the Qur’an we now read is not the same as that which was supposedly collated and canonized in 650 AD by Uthman. The earliest qur’anic manuscripts in our possession today (dating from 790 AD) would appear to reflect an evolution in the qur’anic text. This challenges the Muslim contention that the Qur’an contains the original and exact revelation of Allah, as recited by Muhammad and hence strikes at the very heart of the Islamic faith.

Dimasa lalu Qur’an dilindungi dgn semacam embargo – tetapi kini Muslim tidak lagi dapat berkelit dari bukti-bukti yg semakin menumpuk yg justru melemahkan Quran.

Diadaptasi dari artikel-artikel Jay Smith; lihat di links berikut:

Link 1, Link 2, Link 3.

gambar

Kehebohan baru yang bakal mengguncangkan umat Islam datang dari Doktor Gerd R. Puin, seorang pakar filologi dan ahli bahasa-bahasa Semitis. Pada 1979, pakar kaligrafi Arab dan paleografi Alquran dari Universitas Sarre, Jerman, itu diajak Kadi Ismail al-Akwa, Ketua Dinas Purbakala Yaman, untuk meneliti sebuah bungkusan kuno yang ditemukan di Sana’a, ibu kota Yaman, pada 1972. Bungkusan berisi perkamen (kulit kambing) dan kertas (suhuf) itu ditemukan saat pemerintah merenovasi masjid kuno di Sana’a, yang bocor akibat hujan lebat.

Paket kuno yang ditemukan para pekerja di atap masjid agung itu kemudian diamankan Kadi Ismail al-Akwa karena ia yakin isinya pasti bernilai. Ia lalu meminta bantuan internasional untuk menganalisis tulisan di atas perkamen itu. Akhirnya, baru pada 1979 ia berhasil membujuk Puin untuk menelitinya, dengan bantuan dana dari Pemerintah Jerman.

Berdasarkan penelitian awal, bisa dipastikan, perkamen Sana’a itu adalah mushaf Alquran paling tua di dunia, yang ditulis pada abad ketujuh dan kedelapan. Sebagaimana diketahui, hingga saat ini, ada tiga “copy” mushaf Alquran sudah ditemukan. Dua mushaf Alquran abad kedelapan, masing-masing disimpan di Perpustakaan Tashkent, Uzbekistan, dan di Museum Topkapi di Istanbul. Sementara, mushaf ketiga berupa manuskrip Ma’il dari abad ketujuh, disimpan di British Library, London, Inggris.

Menurut Doktor Puin, kaligrafi pada mushaf Sana’a itu berasal dari Hijaz, sebuah wilayah Arab, tempat tinggal Muhammad. Dengan demikian, itu bukan hanya merupakan mushaf tertua di dunia, melainkan salah satu mushaf versi pertama. Perkamen itu mengandung variasi teks yang agak berbeda, surat-suratnya disusun tak biasa, dan gaya serta grafisnya sangat langka. Ia juga melihat adanya jejak teks yang dihapus dan digantikan dengan teks baru. Karena itulah, Puin menyimpulkan, Alquran pernah mengalami evolusi (perubahan) tekstual. “Dengan kata lain, apa yang umat islam baca saat ini kemungkinan bukan satu-satunya “versi” yang diyakini telah diwahyukan auwloh kepada muhammad,” tulis Abul Taher, pekan lalu, dalam koran Inggris, The Guardian.

Kesimpulan Puin itu tentu saja akan sulit diterima umat Islam. Sebab, diyakini ayat-ayat dalam Alquran itu diwahyukan auwloh kepada Muhammad secara bertahap (610-632). Dan, setiap menerima wahyu, muhammad selalu membacakannya di hadapan para sahabat. Menurut Ensiklopedi Islam (Jakarta, 1994), selain menyuruh para sahabatnya menghafal, muhammad juga memerintahkan mereka untuk menuliskannya di atas pelepah kurma, lempengan batu, atau kepingan tulang.

Menurut hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, untuk menjaga kemurnian Alquran itu, setiap tahun malaikat Jibril mendatangi kawan kita si mamad alias muhammad untuk memeriksa bacaannya. Bahkan pada tahun muhammad mati, malaikat Jibril datang dua kali dan mengontrol bacaan muhammad, sebagaimana si mamad sendiri selalu melakukan hal yang sama kepada para kawannya, selama hidupnya. Dengan demikian, terpeliharalah Alquran dari kesalahan dan kekeliruan.

Dua puluh sembilan tahun setelah si muhammad mati, di bawah Usman, khalifah ketiga, sebuah versi baku Alquran ditetapkan dan dikodifikasi dalam bentuk buku, akibat adanya pelbagai versi Alquran, baik lisan maupun tertulis, yang banyak beredar di wilayah kekuasaan Islam. Kodifikasi itu dilakukan berdasarkan mushaf yang dihimpun Khalifah Abu Bakar, yang kemudian disimpan di rumah Hafsah, putri Khalifah Umar, yang juga salah satu istri si mamad kawan kita yg hobi poligami. Karena itu, tak pernah ada lagi modifikasi dan kodifikasi Alquran sesudah Usman, yang disusun di bawah pimpinan Zaid bin Sabit. Mushaf Usmani dalam dialek Quraisy itu lalu dibuat lima kopi. Satu kopi disimpan di Madinah (mushaf al-Imam) dan empat lainnya dikirim ke Mekah, Suriah, Basrah, dan Kufah untuk disalin dan diperbanyak (EI, 1994).

Apakah perkamen dari Sana’a itu adalah salah satu dari mushaf-mushaf itu, atau salinannya, belum bisa dipastikan. Yang jelas, menurut Puin, sebagaimana dalam tradisi literatur Arab, perkamen Sana’a itu ditulis tanpa tanda-tanda diacritique (titik, aksen, koma, tanda huruf atau fonetik pengubah nilai). Artinya, perkamen itu ditulis lebih sebagai panduan bagi yang sudah hafal Alquran. Akibatnya, puluhan tahun kemudian, pembaca “Arab gundul” itu makin sulit memahaminya. Karena itulah, untuk memudahkan, Hajjaj bin-Yusuf, Gubernur Irak, pada 694-714, lantas melengkapi teks itu dengan pelbagai tanda. “Ia sangat bangga karena ia telah berhasil memasukkan lebih dari 1.000 alif ke dalam teks Alquran,” kata Puin.

Kesimpulan Puin yang juga mengejutkan adalah: sumber-sumber pra-Islam, katanya, telah dimasukkan ke dalam Alquran. Misalnya, ihwal As Sahab ar-Rass dan As Sahab al-Aiqa. Soalnya, menurut Geographie karya Ptolomeus, suku Ar Rass hidup di Lebanon sebelum Islam, dan Al Aiqa hidup di wilayah Aswan, Mesir, sekitar 150 tahun sebelum Masehi. Bahkan, Puin tidak yakin Alquran ditulis dalam bahasa Arab murni. Sebab, kata “Quran” sendiri — yang berarti “kalam”, “kitab”, “bacaan” — menurut Puin, bukan berasal dr bahasa/kata arab melainkan berasal dari sebuah kata Aramian, “Qariyun” (penggalan bacaan teks suci saat menjalankan ibadah).

Tak aneh bila Khalidi (?who?) gusar atas usaha para Islamolog Barat seperti Puin, yang tak selalu menganalisis Alquran sebagaimana mereka melakukannya terhadap Injil. Khalidi bahkan cemas bila hasil penelitian Puin itu disebarluaskan, ia akan bisa dihukum oleh umat Islam, sebagaimana dialami Salman Rushdie akibat novelnya, Ayat-Ayat Setan (1988). Atau dihukum seperti Doktor Nasr Abu Zaid, dosen ilmu Alquran dari Universitas Kairo, pada 1995, akibat karyanya Le Concept du Texte (1990), menyatakan, “Alquran hanyalah teks sastra, dan satu-satunya cara untuk memahami, menerangkan, menganalisis, dan mengadaptasinya hanyalah melalui pendekatan sastra.”

Toh, Salim Abdullah, Direktur Arsip Islam Jerman, yang berafiliasi pada Liga Islam Dunia, menanggapi kesimpulan Puin dengan sikap positif. “Doktor Puin sebelumnya telah meminta izin kepada saya,

apakah ia boleh mempublikasikan salah satu karangannya tentang dokumen Sana’a. Ketika saya memperingatkan bahwa ia akan menghadapi kontroversi, Puin mengatakan, sudah lama ia menunggu adanya perdebatan mengenai hal itu,” kata Salim. Padahal, sebelumnya, akibat kesimpulannya yang mengejutkan itu, Puin sendiri segera diusir dari Yaman dan ia dilarang melanjutkan penelitiannya.

Copyright © 2000 Forum Cyber News. All rights reserved.

CRAIG WINN menulis dlm situsnya, PROPHET OF DOOM:

… Muslim juga akan menemukan bahwa penulisan Quran sangat kacau. Banyak kata-kata yg tidak berarti, kata-kata asing, kata-kata yg hilang sehingga menyulitkan terjemahan — siapapun perlu menebak apa yg dipikirkan Muhammad utk mengerti apa yg dikatakan auwloh. Itulah mengapa Gerd Puin, pakar ternama dlm bidang kaligrafi Arab dan paleografi Quran, mempelajari manuskrip-manuskrip tertua kecewa dgn keengganan Muslim dan non-Muslim utk menerima dogma Islam.

Katanya: “Quran menyatakan diri sbg ‘mubeen,’ atau jelas, tapi dari pandangan sekilas saja kau akan melihat bahwa setiap kalimat kelima tidak masuk akal. Tentu Muslim tidak akan mengatakan padamu bahwa pada kenyataan, seperlima isi Qur’an sama sekali tidak dapat dimengerti. Inilah yg mengakibatkan tradisi senewennya Muslim. Jika Qur’an tidak dapat dimengerti, bahkan tidak dapat dimengerti dalam bahasa Arab sekalipun, maka Quran tidak dapat diterjemahkan dlm bahasa manapun. Itulah mengapa Muslim sangat ketakutan.”

35 Balasan ke BUKTI MANUSKRIP MEMBANTAH QURAN

  1. ari mengatakan:

    kenapa anda tidak berargumen dengan ilmu yang lebih luas, klo alquran mengalami evolusi bagian mana

  2. Yohanes mengatakan:

    Saya di sini berusaha objektif. Saya tidak begitu paham dengan tulisan anda, pengalaman saya dengan narasumber dari muslim membuat saya lebih berhati-hati menafsirkan ayat2 quran serta anda pun harus mendalami ilmu nahwu shorof bahkan asbabun nuzul (sebab turunnya ayat quran). Saran saya bila ingin menyitir ayat2 quran lebih baik anda perdalam dulu ilmu-ilmu penunjangnya sebelum dari kalangan muslim membalikkan keadaannya kepada anda sendiri.

    Soal Mekah, kajilah dalam Injil itu sendiri memang demikian adanya. Karena terlalu banyak silahkan perdalam argumen dari pihak muslim di:

    Soal perbedaan Qur’an, saya sarankan lebih berhati-hati lagi, anda sepertinya tidak memahami ilmu diakritikal. Tidak hanya Quran yang mengalami perubahan2 tekstual seperti itu, dalam Bibel pun banyak akan kita dapati. Perlu ditekankan pula yang berubah/berbeda itu dalam hal apa? apakah maknanya? cara penulisannya? logatnya? jadi harus jelas dulu.

    Mengenai studi tekstual Qur’an dan Injil Saya sarankan anda baca secara mendalam sebagaimana yg saya lakukan pula, biar tidak mudah anda dibalikkan oleh teman2 muslim: “The History of The Qur’anic Text, From Revelation to Compilation” – Prof.Dr.M.M.Al-‘Azami

    Mengenai pernyataan tidak ada manuskrip quran awal, itupun adalah pertanyaan lama yg juga sy lontarkan. Cobalah anda baca dulu buku “Aqdam al-Makhtutat al-Arabiyyah fi Maktabat al-‘Alam karya K. ‘Awwad disitu terdapat sekurang-kurangnya 26 manuskrip quran (istilah muslim itu Mushaf) yang berasal dari abad pertama hijrah.

  3. Anonim mengatakan:

    Sungguh pelik manusia ini..enggak mahu faham faham bahwa semua agama itu rekaan manusia sahaja..

  4. Edy Sunarto mengatakan:

    Ya saya urun rembug ya , sebenarnya sangat mengetahui banyak hal ( pengetahan teologis) terkait agama kita masing masing, NAMUN kayaknya untuk orang yang kurang paham seperti saya ini yang PENTING ya SLAMAT AJALAH di DUNIA dan AKHIRAT…lha siapa Juru Slamat kita ? APAKAH AGAMA MENJAMIN KESELAMATAN KITA ? khan TIDAK to….lha sekarang kita cari Sang Juru Slamat itu …Setuju kan. Setahu saya ya SAYIDINA ISA ALMASIH AS. ya kalau di Nasrani YESUS yang telah mati DiSALIB itu.

  5. Qerun P'shone mengatakan:

    lakum di nukum waliadin…bagiku agamaku bagimu agamamu………

  6. donif mengatakan:

    Alkitab sudah mengalami kritisi para pemikir bahkan sampai sekarang.
    jadi al qur’an dikritisi para pemikir, umat Muslim tak usah takut kalo benar, tak usah mengeluarkan ancaman ancaman. iman makin bertumbuh kalo ada tantangan.

  7. Anonim mengatakan:

    tetap z bacaanya sama …………………………..

  8. Anonim mengatakan:

    penghakiman sepihak

  9. Porno mengatakan:

    I am extremely impressed along with your writing skills as well
    as with the structure in your weblog. Is that this a paid theme or did you modify
    it your self? Either way stay up the nice high quality writing, it’s rare to see a great weblog like this one today..

  10. porn gallerues mengatakan:

    Thank you, I’ve just been looking for information approximately this topic for ages and yours is the best I have found out till now. But, what concerning the bottom line? Are you certain in regards to the supply?

  11. Beton mengatakan:

    Mari kita melihat apa yang terjadi pada keduabelas murid pertama Yesus Kristus dalam pelayanan mereka mewartakan ajaran Kristus:
    1. Matius dibunuh dengan pedang setelah disiksa terlebih dahulu.
    2. Yakobus anak Zebedeus, meninggal karena dipenggal di Jerusalem. Yakobus adalah seorang nelayan dan merupakan murid yang pertama dipanggil Yesus. Walaupun disiksa, Yakobus tidak pernah menyangkal Yesus Kristus dan terus berusaha menjadi saksi Kristus. Salah satu yang mendengarkan kesaksian Yakobus adalah seorang Romawi yang turut menyiksa dia. Pada akhirnya orang Romawi tersebut mendampingi Yakobus pada saat ia menjalani hukum penggal dan orang Romawi tersebut turut dipenggal karena menjadi pengikut Kristus.
    3. Petrus meninggal dengan cara disalibkan terbalik dengan kepala menghadap kebawah. Hal itu atas permintaannya, karena merasa tidak layak disalibkan seperti Yesus Kristus.
    4. Yohanes adalah satu-satunya Rasul yang meninggal karena lanjut usia, walaupun dia sempat dihukum mati dengan cara direndam dalam minyak mendidih. Namun Tuhan berkehendak lain dan masih ingin menggunakan pelayanan Yohanes, maka ia selamat dari hukuman matinya. Yohanes kemudian dibuang ke Pulau Patmos untuk berkerja rodi di tambang batu bara. Pada masa pembuangan itu, Yohanes mendapatkan wahyu dari Tuhan untuk menuliskan kitab Wahyu, salah satu kitab dalam Perjanjian Baru. Kemudian Yohanes dibebaskan dan menjadi Uskup di Edessa, Turki.
    5. Yakobus anak Alpheus, meninggal dengan cara dilemparkan dari bubungan Bait Allah, ditempat yang sama dimana setan mencobai Yesus Kristus. Yakobus merupakan pemimpin gereja di Jerusalem pada masa itu.
    6. Bartolomeus yang dikenal sebagai Natanael meninggal di Armenia karena dihukum cambuk sampai semua kulitnya hancur dan terlepas. Ia merupakan murid yang menyebarkan ajaran Yesus Kristus di Asia.
    7. Andreas juga meninggal dengan cara disalib seperti Petrus di Yunani. Sebelum meninggal, ia disiksa dengan cambuk dengan tergantung di salib. Seorang pengikut Andreas yang menyaksikan akhir hayatnya menceritakan perkataan Andreas sebelum meninggal dunia: “Ternyata keinginan dan cita-cita saya bisa terkabul, dimana saya bisa turut merasakan saat-saat disiksa dan disalib seperti Yesus”. Andreas terus mengucapkan kesaksiannya sampai saat meninggal dunia.
    8. Thomas meninggal karena dihujani tombak, sebelumnya dia sempat dilempar kedalam perapian, tetapi tidak meninggal. Thomas menemui ajalnya di India.
    9. Matias, yang merupakan Rasul pengganti Yudas Iskariot, meninggal karena dihukum rajam dan akhirnya dipenggal kepalanya
    10. Yudas (bukan Yudas Iskariot), juga sering disebut sebagai Yudas Thaddeus, meninggal karena disalibkan. Yudas mengabarkan ajaran Kristus di Yudea, Samaria, Libya, Mesopotamia, Idumea, Beirut dan Edessa. Dia disalibkan bersama Simon orang Zealot di Beirut.
    11. Simon orang Zealot (berbeda dengan Simon Petrus), meninggal karena disalibkan.
    12. Filipus, meninggal karena disalibkan.
    Selain keduabelas murid pertama dari Yesus Kristus, perlu pula ditambahkan tiga orang tokoh penting dalam penyebaran ajaran Yesus Kristus yaitu: Markus dan Lukas (penulis Injil) yang juga disebut sebagai murid-murid Yesus dalam daftar Tujuh Puluh Murid Yesus dan Rasul Paulus, seorang rasul diluar dari murid-murid pertama Yesus Kristus.
    Markus, sang penulis Injil Markus, meninggal setelah tubuhnya diseret hidup-hidup dengan kuda di Alexandria, Mesir. Tubuhnya hancur tersayat-sayat batu-batuan tajam di jalan.
    Paulus disiksa dengan kejam dan dipenggal kepalanya oleh Kaisar Nero pada tahun 67. Rasul Paulus adalah yang paling lama mengalami penyiksaan di penjara. Kebanyakan suratnya dibuat dan dikirim dari penjara.
    Lukas, sang penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul, dikatakan meninggal pada usia tua, tetapi mengalami banyak penyiksaan di penjara selama masa pelayanannya bersama Paulus dan Petrus.
    Demikian menurut catatan, semua pengikut Kristus memikul salibnya masing-masing dalam perjalanan hidupnya dalam menyebarkan ajaran Yesus Kristus. Sungguh merupakan kisah kehidupan yang jauh dari kemewahan dan kenyamanan

  12. astro mengatakan:

    mungkin ada baiknya pernyataan-pernyataan yang Anda sampaikan tentang syahadat, kiblat dan manuskrip qur’an Sana’a termasuk koin uang, Anda sertakan foto-fotonya. Hal ini penting, karena Anda mengklaim memberitakan ‘kebenaran’ Islam tetapi menyimpang dari pemahaman mainstream. Bahkan dengan mendiskreditkan pribadi Nabi Muhammad dengan nada yang tidak bijak. Seharusnya sebagai pihak yang ingin mengemukakan ‘kebenaran’ Islam menggunakan logika ilmiah, Anda harus berdiri sebagai pihak yang netral. Tidak mengemukakan fakta dengan nada menyerang atau melecehkan. Dengan memihak kepada propaganda ‘Anti Islam’, tulisan Anda akan bernilai sama dengan penulis-penulis Islam yang ‘Anti Kristen’. Kecuali memang itulah yang menjadi tujuan Anda. Awalnya saya tertarik membaca tulisan Anda, tetapi lama-lama saya perhatikan Anda menjadi tidak fair, sehingga saya akhirnya menganggap tulisan Anda hanya sampah seperti penulis-penulis emosional membabi-buta lainnya.
    Mudah-mudahan tulisan Anda di masa mendatang lebih fair dan tidak sekedar asal beda atau asal kutipan ahli. Saya berharap Anda tetap mengkritisi Islam, tetapi dengan cara yang santun. Jangan jatuhkan nilai diri Anda menjadi paranoid. Jangan menambahi internet dengan sampah-sampah lagi. Salam.

  13. Rafael mengatakan:

    Yesus di salib untuk menyelamatkan umat manusia (ayat emas)
    Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
    – Yohanes 3:16

    Kalau Allah Maha Kuasa, mengapa Dia harus merelakan Yesus mati di kayu salib hanya untuk menebus dosa manusia?
    Dimana Sifat Kemahakuasaannya? Allah melarang membunuh, tapi mengapa orang yang paling di kasihi-Nya disuruh bunuh agar dosa manusia tertebus?
    Allah mengajarkan ajaran kasih, tapi kenapa anaknya dibiarkan mati dengan cara yang sadis?

    bertentangan dengan ajaran larangan membunuh dan aaran kasih:
    Jangan membunuh. [Ulangan 5:17]
    Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” [Markus 12:31]

  14. Revaldo mengatakan:

    Yesus (kadang kala) 100% (sebagai) Tuhan dan 100% (sebagai) manusia

    2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
    2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
    2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    – Filipi 2:5-8

    1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    – Yohanes 1:1
    ini hanya pendapat Yohanes, tetapi dalam Matius, Lukas, dan Markus tidak memuat pernyataan ini. Apa Yesus plih kasih terhadap murid nya? sehingga pada saat itu tidak tahu kalau Yesus itu Tuhan selain Yohanes?

    Kalau Yesus sangat Taat, sampai-sampai saking taatnya dia mati di Kayu Salib,
    Pertanyaanya:
    Yesus – yang Allah itu sendiri – taat kepada siapa?
    Kalau jawabannya kepada Allah, taat kepada Allah yang mana lagi? Bukankah Allah itu dia sendiri?
    Mestinya Tuhan yang membunuh manusia, bukannya manusia membunuh Tuhan.

  15. alexander mengatakan:

    Pornografi dalam Bible

    Semua Referensi ini Berasal dari Kitab Suci Injil

    l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya. (Injil – Kejadian 19: 30-36).

    2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (nama lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak memberikan sebuah kata celaan pun kepadanya. (Injil-Kejadian 35: 22).

    3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perempuannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberikan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya. (Injil -Kejadian 38: 15-30).

    4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: “Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia” berdasarkan Injil yang “Suci”, Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya. (Injil – 2 Samuel 13: 5-14)

    5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu, ‘di depan mata seluruh Bani Israel.’ (Injil – 2 Samuel 16: 21-23).

    6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. “Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!” (Injil – Yehezkiel 16: 23-24).

    7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sama Lain Dalam Prostitusi. “Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda.” (Injil – Yehezkiel 23: 1-35)

    Jika cuplikan kecil ini tidak memuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
    (a) “Dia memegang dan menciumnya ….
    “Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah, ….” (Injil – Amsal 7: 7-22)

    (b) Berkata wanita tersebut: “Rajaku sedang berbaring di dipannya…. ”
    ‘Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewaktu dia berbaring pada buah dadaku “. ( Injil – Kidung Agung 1: 12-13).

    (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
    “… ketika saya menemuinya … Kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke kamar di mana aku lahir.” (Injil – Kidung Agung 3: 1-4)

    (d) “Lihatlah, cantik engkau, manisku
    bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi .. ..
    buah dadamu seperti anak rusa ….
    Lingkar pahamu seperti permata ….
    … Saya berkata, ‘Saya akan memanjat pohon palem …
    Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur’. “(Injil – Kidung Agung 4: 1-7).

    (e) “Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengannya). “(Injil – Hakim-hakim 16: 1).

    George Bernard Shaw, pemikir dan dramawan besar Inggris, sewaktu membaca Kitab Suci Injil dengan teliti mengatakan bahwa kitab tersebut adalah “Kitab yang paling berbahaya di bumi. Jaga kitab tersebut dalam keadaan ter-kunci: larang anak-anak Anda membacanya.”

    Dan majalah The Plain Truth, sebuah terbitan “World Church of Tomorrow,” dalam salah satu artikelnya mengatakan, “Banyak badan sensor akan memberi Injil rating X.”

    Kepada Anda sekalian yang hendak mempelajari Injil secara mendalam, sangat direkomendasikan agar Anda menguasai bagian kedua dari buku ini, dengan judul Combat Kit yang merupakan senjata mematikan melawan para penginjil.

    Pengenalan Sampul Depan
    Jika Anda serius melakukan da’wah dan menantang usaha-usaha umat Kristen yang mengajak masuk seorang Muslim, maka dapatkan salinan “Combat Kit” dalam versi ukuran kantung, secara gratis.

    Untuk memperoleh keuntungan maksimal dari salinan manual ini Anda membutuhkan sebuah Injil. Jangan tunda-tunda dapatkan segera dan lekatkan secara permanen salinan “Combat Kit” Anda di dalam bagian dalam sampul depan Injil tersebut dan ikuti instruksi pada halaman berikut.

  16. alexander mengatakan:

    Silsilah Yesus, Sang Anak Tuhan, silsilah kacau dalam Alkitab

    SILSILAH DARI DAUD SAMPAI YESUS

    Menurut Matius 1:6-16

    DAUD
    01. Sulaiman
    02. Rehabean
    03. Abia
    04. Asa
    05. Yosafat
    06. Yoram
    07. Uzia
    08. Yotam
    09. Ahas
    10. Hizkia
    11. Manasye
    12. Amon
    13. Yosia
    14. Yekhonya
    15. Sealtiel
    16. Zerubabel
    17. Abihud
    18. Elyakim
    19. Azor
    20. Zadok
    21. Akhim
    22. Eliud
    23. Eleazar
    24. Matan
    25. Yakub
    26. YESUS

    Menurut Lukas 3:23-31

    DAUD
    01. Natan
    02. Matata
    03. Mina
    04. Melea
    05. Elaykim
    06. Yonam
    07. Yusuf
    08. Yehuda
    09. Simeon
    10. Lewi
    11. Matat
    12. Yorim
    13. Eliezer
    14. Yesua
    15. Er
    16. Elmadam
    17. Kosam
    18. Adi
    19. Malkhi
    20. Neri
    21. Sealtiel
    22. Zerubabel
    23. Resa
    24. Yohanan
    25. Yoda
    26. Yosekh
    27. Simei
    28. Matica
    29. Maat
    30. Nagai
    31. Hesli
    32. Nahum
    33. Amos
    34. Matica
    35. Yusuf
    36. Yanai
    37. Malkhi
    38. Lewi
    39. Matat
    40. Eli
    41. Yusuf
    42. YESUS
    ———-

  17. clementeen mengatakan:

    Lima Puluh Ribu Kesalahan (?) Alkitab

    Sekte Kesaksian Yehovah dalam majalah Awake tanggal 8 September 1957, memuat judul yang mengejutkan ini -“50.000 Kesalahan di dalam Injil?”

    Pada hari Minggu pagi ketika sedang merumuskan tema buklet ini, saya mendengar sebuah ketukan pada pintu. Saya membuka pintu tersebut. Seorang pria Eropa berdiri di sana, tersenyum lebar. Ia berkata, “Selamat pagi!”

    “Selamat pagi,” jawab saya.

    Ia menawari saya majalah Awake dan Watchtower. Ya, seorang penganut sekte Kesaksian Yehovah! Jika sebelumnya beberapa dari mereka telah mengetuk pintu Anda, dengan segera Anda akan mengenali mereka. Umat tersombong yang pernah mengetuk pintu orang-orang! Saya menyuruhnya masuk.

    Segera setelah ia duduk, saya menyelesaikan salinan lengkap dari apa yang Anda lihat pada halaman berikut. Menunjuk pada monograp Awake pada bagian atas halaman. Saya bertanya, “Apakah ini milik Anda?” Dengan segera ia mengenali miliknya. Saya berkata, “Majalah ini menyebutkan 50.000 kesalahan di dalam Injil, benarkah itu?”

    “Apa itu!” ia berseru.

    Saya mengulang kembali “Saya berkata, bahwa majalah ini mengatakan terdapat 50.000 kesalahan di dalam Injil Anda.”

    “Dimana Anda dapatkan itu?” ia bertanya. (Majalah tersebut diterbitkan 35 tahun yang lalu, mungkin ketika itu ia masih kecil).

    Saya berkata, “Tinggalkan pembicaraan di luar permasalahan – apakah ini milik Anda?” kembali menunjukkan monograp “Awake!”

    Ia berkata, “Bolehkah saya melihatnya?”

    “Tentu,” saya berkata. Saya memberinya halaman tersebut. Ia mulai membaca dengan teliti. Mereka (penganut Kesaksian Yehovah) telah terlatih. Mereka mengikuti pertemuan lima kali seminggu dalam “Kingdom Halls”. Umumnya, mereka adalah para misionaris yang paling layak di antara seribu satu sekte dan golongan Kristen. Mereka telah diajari, ketika dalam keadaan terpojok, untuk tidak meng-ucapkan komitmen apa pun, tidak membuka mulut. Menunggu Roh Kudus memberi inspirasi apa yang harus dikatakan.

    Saya dengan tenang terus memperhatikan ketika ia membaca halaman tersebut. Tiba-tiba ia melihat. Ia telah menemukannya. “Roh Kudus” telah memberi inspirasi kepadanya. Ia memulai, “Artikel tersebut mengatakan bahwa Kebanyakan kesalahan-kesalahan tersebut telah dihilangkan.”

    Saya bertanya, “Jika sebagian besar telah dihilangkan, bagaimana dengan sisa dari 50.000 tersebut? – 5000? 500? 50? Bahkan walau masih tersisa 50, apakah Anda mengatributkan kesalahan-kesalahan tersebut kepada Tuhan?”

    Ia terdiam. Ia meminta maaf dan mengusulkan akan datang lagi dengan beberapa anggota senior gerejanya. Itu berarti pada suatu hari!

    Jika buklet ini telah selesai, saya akan menawarinya dengan berkata – “Saya akan menolong Anda, berikan nama, alamat dan nomor telepon Anda.” Saya akan memberi Anda buklet ini – “Apakah Injil firman Tuhan?” dalam jangka waktu 90 hari. Saya ingin sebuah tulisan balasan!” Jika Anda melakukan hal ini, dan beberapa Muslim juga melakukan hal yang sama, mereka dan para misionaris lainnya tidak akan pernah mendatangi rumah Anda lagi. Saya yakin terbitan ini akan menjadi senjata yang paling efektif. Insya Allah!

    Cult dari sekte Kesaksian Yehovah ini begitu kuat dalam penghukuman dari Trinitarian ortodoks, dalam mempermainkan “Firman Tuhan,” mempergunakan permainan bahasa yang sama. Dalam artikel – “50.000 Kesalahan di dalam Injil?” – mereka berkata, “Mungkin ada 50.000 kesalahan … kesalahan yang bergerak pelan ke dalam teks Injil … 50.000 kesalahan yang begitu serius (?) … kebanyakan dari yang disebut kesalahan-kesalahan itu … secara keseluruhan Injil tidak akurat.”(?)

    Kita tidak mempunyai waktu dan kesempatan untuk melihat 10 dari 1000 dari penting atau kurang penting kerusakan-kerusakan yang dicoba direvisi oleh penulis RSV Kita tinggalkan hak-hak istimewa itu untuk sarjana Kristen Injil. Di sini saya akan secara keras mengkastakan hanya sepintas pada “setengah lusin” atau juga untuk perubahan-perubahan yang “kurang penting” tersebut.

    1. “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perawan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” (Injil – Yesaya 7: 14 -AV)).

    “Perawan” dalam ayat di atas, di dalam RSV sekarang telah diganti menjadi “seorang perempuan muda,” yang merupakan terjemahan yang benar dari kata almah dalam bahasa Ibrani. Almah adalah kata yang terdapat dalam semua teks Ibrani dan bukan bethulah yang berarti “Perawan”. Koreksi ini hanya ditemukan dalam terjemahan berbahasa Inggris, karena RSV hanya diterbitkan dalam bahasa ini. Bagi orang-orang Afrika, Arab dan Zulu, serta dalam 1.500 baha-sa lain di dunia, umat Kristen terus menggunakan istilah yang tidak sesuai, yaitu “perawan”.

    Diperanakkan, Bukan Dibuat
    “Yesus adalah satu-satunya Anak yang diperanakkan Tuhan, diperanakkan bukan dibuat,” adalah sebuah tambahan dari katekismus ortodoks, sedikit dukungan dalam yang berikut ini:

    2. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak yang diperanakkan-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Injil – Yohanes 3: 16 – AV)

    Tidak seorang pendeta pun mengutip “Satu-satunya anak yang diperanakkan!” ketika mengajari calon pemeluk agamanya. Tetapi pembuatan – “Diperanakkan” – sekarang telah dihilangkan oleh para perevisi Injil, tanpa kata permintaan maaf. Mereka diam dan tidak menarik perhatian pemba-canya terhadap penghilangan kata secara sembunyi-sembunyi yang mereka lakukan. Kata “diperanakkan” yang menghina Tuhan ini adaiah salah satu dari banyak penambahan di dalam “kitab suci Injil”. Tuhan Yang Maha Kuasa mengutuk penghinaan ini dalam istilah yang keras segera setelah perubahan tersebut. Tuhan tidak menunggu selama 2000 tahun agar para sarjana Injil menyatakan kecurangan tersebut.

    “Dan mereka berkata, ‘Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.’ Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh. Karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.” (Al–Qur’an – Maryam (19): 88-92).

    Dunia Islam sebaiknya memberi selamat kepada “limapuluh golongan Kristen yang bekerja sama” dan kepercayaan mereka terhadap “tiga-puluh-dua sarjana termasyhur” yang membawa kitab suci Injil satu derajat mendekati kebenaran Al-Qur’an.

    “Dia (Tuhan Yang Maha Kuasa) tiada beranak dan tiada pula diperanakkan.” (Al-Qur’an, Al-Ikhlas (112): 3).

    Kekacauan Umat Kristen
    3. “Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.” (Injil – 1 Yohanes 5: 7 – AV)

    Ayat ini adalah perkiraan yang paling dekat dengan apa yang disebut umat Kristen dengan Trinitas Suci di dalam ensiklopedi mereka yang disebut Injil. Kunci keyakinan Kristen ini juga telah diambil dari RSV bahkan tanpa penjelasan yang sama. Hal ini adalah kecurangan selama ini dan sudah selayaknya dihilangkan dalam RSV bagi masyarakat berba-hasa Inggris. Tetapi bagi 1499 kelompok bahasa lainnya di dunia yang membacanya dalam bahasa daerah mereka, kecurangan itu masih ada. Orang-orang ini tidak akan pernah mengetahui kebenaran tersebut sampai Hari Pembalasan. Bagaimanapun, kita sebagai umat Islam harus kembali memberi selamat kepada dunia D.D. (Doktor Ilmu Teologi) yang telah cukup jujur menghilangkan kebohongan dari Injil RSV yang berbahasa Inggris, sehingga membawa kitab suci mereka melangkah mendekati ajaran Islam. Seperti yang dikata-kan kitab suci Al-Qur’an:

    “… Dan janganlah kamu mengatakan, ‘(Tuhan itu) tiga’, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, ….” (Al-Qur’an, An-Nisa’ (4): 171).

    Kenaikan
    Salah satu yang paling serius dari “kerusakan yang utama” dimana penulis RSV berusaha meralatnya adalah Kenaikan Kristus. Dalam Injil Kanonika Matius, Markus, Lukas dan Yohanes hanya terdapat dua referensi kejadian yang paling menakjubkan di dalam Kristen ini – Yesus terangkat ke sorga. Kedua referensi ini diperoleh di semua Injil dalam setiap bahasa, sebelum tahun 1952, ketika RSV pertama kali muncul. Kedua referensi tersebut adalah:

    4a. “Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.” (Injil – Markus 16: 19).

    4b. “Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.” (Injil – Lukas 24: 51).

    Sekarang lihatlah halaman 349 yang berisi sebuah foto-kopi kutipan ayat 4a di atas. Anda akan kaget melihat Markus 16 berakhir pada ayat 8, dan setelah ruang kosong yang memalukan tersebut, ayat yang hilang itu muncul dalam “cetak-an kecil” sebagai sebuah catatan kaki di bagian bawah halaman. Jika Anda dapat membuka RSV 1952, akan ditemukan kalimat terakhir ayat 4b di atas, yaitu “dan terangkat ke sorga” diganti dengan huruf kecil “k” sebagai tanda untuk melihat catatan kaki dimana Anda akan menemukan kalimat yang hilang tersebut. Setiap umat Kristen yang jujur harus mengakui bahwa ia tidak boleh membiarkan adanya catatan kaki di dalam Injil sebagai Kitab Tuhan. Mengapa pelayan bayaran Kristen tersebut harus membuang mu’jizat terbesar agama mereka hanya ke dalam catatan kaki saja?

    Dari gambar – Asal Mula dan Perkembangan Injil yang Berbahasa Inggris” – seperti tampak pada halaman 350, perhatikan bahwa semua “versi” Injil sebelum versi yang direvisi tahun 1881 tergantung pada salinan orang-orang terdahulu – lima atau enam tahun setelah Yesus. Perevisi RSV 1952 adalah sarjana Injil yang dapat membuka “Salinan orang-orang paling terdahulu” secara penuh, tiga dan empat abad setelah Kristus. Kita setuju bahwa dokumen yang lebih dekat dengan sumbernya adalah yang lebih autentik. Umumnya “orang-orang paling terdahulu” pantas dipercaya lebih dari “orang-orang terdahulu” saja. Tetapi tidak ditemukan sebuah kata tentang Yesus “terangkat ke sorga” dalam naskah “orang-orang paling terdahulu”, para pendahulu Kristen telah menghilangkan referensi tersebut dari RSV 1952.

    Sirkus Keledai
    Fakta-fakta di atas adalah sebuah pengakuan dunia Kristen yang mengejutkan, bahwa para penulis Injil Kanonik yang telah “diberi inspirasi” tidak mencatat sebuah kata tentang kenaikan Yesus. Para penulis yang “diberi inspirasi” ini juga sepakat dalam mencatat bahwa Tuhan dan Juru Selamat mereka mengendarai seekor keledai ke Yerusalem dalam misinya.

    “… … dan mereka menaikkan Yesus ke atasnya ” (Kele-dai). (Injil – Matius 21: 7).

    “…. kemudian Yesus naik ke atasnya” (keledai). (Injil – Markus 11: 7).

    “. .. .. . dan mereka menolong Yesus naik ke atasnya ” (Keledai). (Injil – Lukas 19: 35).

    “…. Yesus ….. naik ke atasnya” (keledai). (Injil – Yoha-nes 12: 14).

    Mungkinkah Tuhan Yang Maha Kuasa menjadi penulis keadaan yang tidak layak ini – keluar dari Jalan-Nya untuk melihat bahwa semua penulis Injil tidak kehilangan catatan “anak”-Nya mengendarai seekor keledai ke kota suci – dan juga “memberi inspirasi” kepada mereka untuk menghilangkan berita tentang “anak”-Nya terbang ke sorga dalam sayap malaikat?

    Tidak Untuk Waktu Lama
    Para penginjil terlalu lambat menarik gurauan tersebut. Pada saat mereka menyadari bahwa landasan ajaran mereka -Kenaikan Yesus- telah dirusak kaum terpelajar Kristen, penerbit RS V telah memperolah keuntungan bersih 15.000.000 dolar! (Lima belas Juta). Para pendakwah dibuat bersorak dan menangis. Dengan didukung dua komite golongan dari 50 golongan, mereka memaksa penerbit menggabungkan penambahan ke dalam Firman Tuhan yang telah “diinspirasikan”. Di dalam setiap terbitan RSV tahun 1952, bagian yang telah dihilangkan “diperbaiki sesuai teks.”

    Ini adalah permainan kuno. Orang-orang Yahudi dan Kristen telah mengedit “Kitab Tuhan” dari asalnya. Perbedaan antara mereka dan para pemalsu terdahulu adalah para pemalsu terdahulu tidak mengetahui seni menulis “kata pengantar” dan “catatan kaki”, kalau tidak mereka juga harus mengatakan dengan jelas kepada kita sebagai pahlawan modern tentang kerusakannya, dan kefasihan mereka mengubah yang rusak menjadi emas yang gemerlapan.

    “Banyak proposal untuk memodifikasi yang diajukan kepada komite oleh individu dan oleh dua komite golongan. Komite memberi perhatian penuh kepada semuanya.”

    “Dua bagian akhir markus yang lebih panjang (16: 9-20) … Dan lukas 24: 51 diperbaiki sesuai teks.” (Kata Pengantar – Collins halaman vi dan vii)

    “Mengapa ‘diperbaiki’?” Karena sebelumnya telah dihilangkan! Mengapa referensi-referensi tersebut hilang dari tempat asalnya? Naskah orang-orang paling terdahulu tidak mencantumkan referensi Kenaikan Yesus. Itu semua ditambahkan mirip seperti 1 Yohanes 5: 7 tentang Trinitas. (Lihat halaman 346 pada contoh 3). Mengapa menghilangkan salah satu dan mengembalikan yang lainnya? Jangan kaget! Pada saat Anda memegang RSV, “Komite” mungkin telah memutuskan untuk menghilangkan seluruh kata pengantar yang tak berharga. Sekte Kesaksian Yehovah telah menghilangkan 27 halaman wahyu dari Kata Pengantar “New World Translation of tbe Christian Greek Scriptures,” (ini adalah cara lain menyatakan Perjanjian Baru).

    Allah di Dalam Injil Kristen
    Pendeta C.I. Scofield, D.D. dengan sebuah tim yang terdiri dari 8 editor konsultan, semua bergelar D.D. (Doktor Ilmu Teologi), dalam Scofield Refence Bible, menyatakan tepat mengeja kata “Elah” dalam bahasa Ibrani (berarti Tuhan) atau “Alah”. Umat Kristen menerima begitu saja -pada akhirnya mereka kelihatannya menerima bahwa nama Tuhan adalah Allah- tetapi masih sedikit keberatan dengan mengeja Allah dengan satu “L”! (Salinan foto halaman Injil yang menunjukkan kata “Alah” diberikan pada halaman 354). Banyak referensi dibuat dalam ceramah umum terhadap fakta tersebut oleh penulis buklet ini. Percayalah pada saya, Scofield Refence Bible mempertahankan kalimat demi kalimat seluruh komentar Kejadian 1: 1, tetapi secara bersa-maan, dengan sebuah sulap yang cerdik menghilangkan kata “Alah” . Bahkan tidak ada ruang kosong dimana kata “Alah” seharusnya ditempatkan. Ini, terdapat di dalam Injil ortodoks! Salah satu Injil yang permainan sulapnya sangat mendesak untuk diselesaikan.

  18. Anonim mengatakan:

    Dasar orang bodoh…. Boneka setan… Kasihannnnn

  19. arifin ipin tengi mengatakan:

    yg perlu diketahui adalah Al Quran tidak pernah mencantumkan tanggal.jika kita ingin mecari kebenaran maka harus bisa melepaskan diri dari prasangka dn pengaruh apa pun juga apalagi pengaruh kebencian.

  20. Irfan mengatakan:

    Anonymous justru anda yang kelihatan bodohnya, tidak bisa membantah pernyataan diatas, jadi taunya cuma mengumpat, kasihan deh lu

  21. Anonim mengatakan:

    ente….stress. ucapan allah apa manusia yg harus kita ikuti….? jelas ucapan allah………….

  22. hendrik mengatakan:

    yg dibahas quran saana yaman alari kemana mana kaum jidat hitam ini hasil ajaran teror poligami, pecundang, dimana mana miskin bodoh dan korupsi masih aja mau ditipu allah swtnya

  23. ali mengatakan:

    Kasian juga umat bebal hasil ajaran bibel, segala cara diupayakan untuk meredam kemuliaan Islam. Mimpi kali ye,.

  24. Anonim mengatakan:

    Analisanya. SAngat dangkal.jauh daRi standaRt. Ilmiah

  25. Djoe mengatakan:

    *Yg jelas d dunia ini,GAK ADA YG HAFAL BIBEL,soalnya tiap taun ad revisi.sedangkan banyak(ribuan) penghafal qur’an
    *qur’an 1 bahasa,ente beli qur’an d indo ato di eropa tetep bs baca.ente bs baca bibel d indo blm tntu ente bs baca bibel kluaran eropa
    *yesus sunat : pada hari k 8 dia d lahirkan dia d sunat dan d beri nama yesus.jd yesus tu g d babtis
    *perkataan paulus : kalau kamu menyunatkan dirimu maka yesus sama sekali tidak berguna bagimu.jd kl ente g sunat brarti ente murid paulus,bkn jesus.tp klo ente sunat,ente g pny juru selamat krn jesus gak berguna(kata paulus)

  26. Yan mengatakan:

    ” Jangan pernah berhenti mencari ”

  27. Bakso Campur mengatakan:

    Agama yang miskin mujizat itu pasti agama palsu, agama rekaan manusia saja, dibuat dan dibikin oleh manusia. Titik.

  28. Ikan Asin mengatakan:

    Jika mau terbuka, dan jujur seharusnya Puin tidak harus diusir dari Yaman dan Usman tidak harus membakar semua kitab-kitab itu, kenapa harus dibakar?

  29. Kebenaran Hanya Milik Tuhan

  30. jojo mengatakan:

    Benarkah ALKITAB tidak mencatat perjalanan Bapa Abraham atau Nabiullah Ibrahim ke tanah Arab?..Simak yang tersirat dari teks-teks ALKITAB..
    Ketika Abraham mengirim Hajar dan anaknya Ishmael ke padang Bersyeba
    Kejadian 21:14. ..Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.
    Padang gurun Bersyeba atau dalam teks Inggris disebut Beersheba terdiri dari dua kata yakni “Be’ir” yang berarti Sumur dan Syeba atau Sheeba yang berarti “Sumpah” atau “Tujuh”. Kata kunci dalam kisah ini adalah sebuah tempat yang disebut sebagai “Be’eir Seba‘” yang mana tempat ini tentunya bukanlah nama sebuah kota saat itu, akan tetapi suatu lokasi padang gurun yang kelak akan diberi nama “Sumur Sheba‘” atau “Sumur Perjanjian” atau “Sumur Tujuh” jauh setelah itu peristiwa Nabi Abraham datang ke tempat itu.
    Dalam bukunya The Geographie, (Sumber buku online ada di sini ) Strabo, seorang ahli pemetaan Geologi abad pertama, menyebutkan sebuah daerah yang disebut Tujuh Sumur atau Hepta Phreata yang terletak diantara Yaman dan pelabuhan Jeddah di Saudi Arabia bagian barat. Ketika Jenderal Romawi kiriman Kaisar Augustus, Aelius Gallus dan tentaranya pulang kembali dari ekspedisinya ke Yaman yang gagal, dan kemudian menyusuri perjalanan pulang melalui Arabia Barat pada tahun 24 SM, mereka beristirahat pada sebuah tempat yang disebut Hepta Phreata yang berarti Seven Wells atau Tujuh Sumur karena ditemukan tujuh sumur di tempat itu.
    John Philby, seorang sejarawan Arabia, dalam bukunya Arabian Highland, meyakini bahwa tempat yang dimaksud Aelius tentulah suatu daerah yang dalam bahasa Arab dinamakan sebagai Bi’r Sab’ah atau Beersheba atau Bersyeba yang mempunyai arti Tujuh Sumur. Pada buku tersebut, Philby mengatakan bahwa pada saat pada setidaknya ada sebuah daerah di Arabia barat yang dinamakan Beersheba, perbukitan yang terletak di antara Yaman dan Jeddah..
    Kitab Kejadian [21:21] menyebutkan bahwa Ishmael tinggal di padang Paran. Karena itu untuk mengetahui dimanakah lokasi Beersheba yang sebenarnya maka mengetahui lokasi padang Paran akan memberikan kepada kita satu petunjuk untuk menentukan lokasi tepatnya Bersheba dalam Alkitab.
    Beberapa sarjana Alkitab mengidentifikasi Paran terletak di Sinai. Akan tetapi jika kita membuka kitab Ulangan 33:2—maka tampak bahwa Paran bukanlah Sinai—,
    “ Berkatalah ia: “TUHAN datang dari SINAI dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan PARAN dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala..”
    The Encyclopedia Judaica memberikan informasi yang sama,
    An element of doubt is created, however, by the juxtaposition of Mt. Paran with Mt. Sinai and Mt. Seir in Deuteronomy 33:2 and Habakkuk 3:3; some interpreters regard this mountain as synonymous with Mt. Sinai, while others look for a separate Mt. Paran at a site called Jebel Faran, a place mentioned by some travelers, but not located by others.
    Kitab Mazmur memberikan kita sebuah isyarat dimana lokasi kisah Hagar dan putranya yang kelak akan menjadi yang dikuduskan. Kitab Mazmur 84:4 tertulis:
    84:4 אשרי יושבי ביתך עוד יהללוך סלה׃
    84:5 אשרי אדם עוז לו בך מסלות בלבבם׃
    84:6 עברי בעמק הבכא מעין ישיתוהו גם ברכות יעטה מורה׃
    84:7 ילכו מחיל אל חיל יראה אל אלהים בציון׃
    Ashrei yoshbei BEITE kha ‘od yehalilukha, sela..
    Ashrei adam ‘oz lo bekha. Mesillot be-lebabam.,
    ‘Obrei be-‘eimeq ha-BAKA, ma‘yan yesheetuhu gam barokat ya’atheh mowreh …
    Yeilkhu mei-hayil el hayil yeraeh elohim be tsyiown….
    (84:4 Berbahagialah orang-orang yang diam di Bait-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela
    84:5 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
    84:6 Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
    84:7 Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.).
    Ditempat lain…
    Kitab Kejadian versi ALKITAB Terjemahan LAI
    12:8 Kemudian IA PINDAH DARI SITU KE PEGUNUNGAN DI SEBELAH TIMUR BETEL. IA MEMASANG KEMAHNYA DENGAN BETEL DI SEBELAH BARAT DAN AI DI SEBELAH TIMUR, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN
    13:1 Maka pergilah Abram dari Mesir ke TANAH NEGEB dengan isterinya dan segala kepunyaannya, dan Lotpun bersama-sama dengan dia.
    13:3 Ia berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, dari Tanah NEGEB SAMPAI DEKAT BETEL, di mana kemahnya mula-mula berdiri, ANTARA BETEL DAN AI,
    Negeb from an unused root meaning to be parched; the south .
    Negeb kadang dimetatesis geneb (Arabic janub) berarti SELATAN
    Check bible versi KJV
    Genesis 13:1 And Abram went up out of Egypt, he, and his wife, and all that he had, and Lot with him, into the SOUTH.
    Genesis 13:3 And he went on his journeys from the SOUTH even to Bethel, unto the place where his tent had been at the beginning, between Bethel and Hai;
    Kurang yakin?
    Check terjemahan situs Jahudi
    Genesis 13:1 And Abram went up out of Egypt, he, and his wife, and all that he had, and Lot with him, into the South.
    Genesis 13:3 And he went on his journeys from the SOUTH even to Beth-el, unto the place where his tent had been at the beginning, between Beth-el and Ai;
    http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt0113.htm
    Silahkan anda check dalam peta berada dimanakah “Tanah Negeb”yang disebut dalam TB, disebelah selatan atau di timur Mesir?
    So, menurut bible Abram pindah dari Mesir ke SELATAN, dimanakah itu?
    Jelas disebutkan Abram pindah keselatan kembali kegunung/ bukit (ha horah) yang berlokasi diantara בֵּֽית־אֵ֤ל Beith-El dan וְהָ ‘Ai, fakta menunjukkan bahwa kota ‘Ai secara pasti tidak ditemukan diwilayah yang sekarang disebut Israel/Palestina/Jordania, lokasi ‘Ai yang diclaim Christian archeologist hanya sekedar proposal.
    Memang ada sebuah Bethel yang bernama Bayt Ula (byt’l) di Palestina, di wilayah al-Khalil (atau ‘Hebron’). Agak jauh ke arah timur, melewati Laut Mati, ada sebuah Ai yang bernama Khirbat ‘Ayy (‘y) di wilayah al-Karak. Namun kedua wilayah tersebut saling terpisah bukan oleh sebuah gunung, tetapi oleh sebuah lembah Laut Mati yang sangat dalam.
    So bukit diantara Beit-El di sebelah barat dan ‘Ai disebelah timur memang tidak ada ditempat yang mereka duga, justru berdasarkan nama-nama tempat dalam bible, lokasi yang memenuhi criteria bukit diantara Beith-El dan ‘Ai di timur yang kini disebut Butailah dan ‘Uya’ berada diwilayah Zahran di Taif , Saudi Arabia.
    Bacalah buku The Bible Came from Arabia, by Kamal Salibi (Christian Arab).
    Mengapa Lembaga Alkitab berusaha menterjemahkan “the south” yang artinya SELATAN menjadi “tanah Negeb”?…Hati anda sendiri yang menjawabnya…Penerjemahan ini sedikit banyak menjauhkan para pembaca ALKITAB yang polos dan lugu untuk memahami keterkaitan Bapa Abraham dengan tanah Arab…

  31. budi rahmanto mengatakan:

    @ jojo..padang paran itu tempatnya di perbatasan irak iran sekarang, kalau toh ismael dan hagar sampai ke utaranya lagi ( arab) mereka udah mamfus duluan kerana berjalan kaki sejauh 100 mil di gurun pasir..!!! ini ilmu arkeologi gan..!!! bukan otak atik gatuk.gbu

  32. no name mengatakan:

    jika anda memang merasa pendapat anda benar, coba koreksi ceramah dari dr zakir naik & ahmed deedat yg telah memberikan banyak sekali fakta kesalahan bible.. #di youtube banyak… semoga anda bertemu dengan “kebenaran”

  33. no name mengatakan:

    ^ kesalahan bible yg ada di masa sekarang maksudnya, bukan injil asli yg diturunkan kpd nabi isa..

  34. Logika_Dalam_Kerja mengatakan:

    setiap bangunan zaman neolithikum apalagi sebelum zaman neolithikum, itu jika dicari di zaman sekarang harus digali langsung di tempat yang bersangkutan karena permukaan tanah itu perlahan tertutup debu, pasir dan tanah sampai bahkan amblas kebawah tanah jika dibiarkan selama lebih dari 10.000 tahun, dan untuk zaman sekarang ya sudah terlambat untuk menggali kabah untuk menemukan pondasi lama, bahkan semenjak zaman nabi ibrahim sudah terlambat untuk menggali dan mencari pondasi kabah tertua karena diatasnya sudah ada bangunan yang sudah ada pemiliknya. lagipula dijaman sebelum Nabi Muhammad belum ada cabang ilmu Acrheology.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: